Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Testosteron Rendah: Apa Penyebabnya?

Testosteron Rendah Apa Penyebabnya


Sangat menjengkelkan bagi seorang pria untuk menyadari bahwa kadar testosteron dalam tubuhnya menurun.

Itu normal untuk kadar testosteron setiap pria berkurang secara bertahap seiring bertambahnya usia, namun terkadang penurunan kadar testosteron secara tiba-tiba dapat dianggap rendah. Rendahnya kadar testosteron tidak hanya menyebabkan depresi dan perubahan suasana hati, tetapi juga dapat mengganggu pola tidur Anda, membuat Anda terus-menerus merasa lelah, memengaruhi gairah seks, serta menyebabkan Anda menjadi kurang produktif di sekolah atau di tempat kerja, menurunkan massa otot, dan kekuatan serta meningkatkan berat badan, menurunkan metabolisme, mempersulit pembentukan massa otot dan menurunkan kepadatan tulang.

Apa Makanan Terbaik untuk Dimakan?

Telah terbukti bahwa mengonsumsi makanan cepat saji dan olahan dalam jumlah besar dapat memicu penyakit jantung, diabetes, dan obesitas, yang menurunkan kadar testosteron secara dramatis. Makanan kaya lemak trans harus dihindari sesedikit mungkin dan dihindari oleh orang yang mencoba meningkatkan kadar testosteron dalam tubuhnya. Makanan ini menurunkan jumlah kolesterol baik, dan meningkatkan kolesterol jahat dalam darah, yang menurunkan kadar testosteron dan meningkatkan peluang Anda terkena diabetes atau penyakit jantung.

Sebaiknya pilih makanan organik seperti telur, daging sapi serta ayam kampung. Ini mengandung protein dalam jumlah tinggi, yang membantu meningkatkan produksi testosteron selama latihan. Tiram, mackerel, dan makanan laut lainnya dapat ditambahkan ke dalam makanan harian Anda. Makanan laut ini kaya akan seng yang sangat penting untuk produksi testosteron.

Penyebab Paling Umum Memiliki Kadar Testosteron Rendah

Berikut adalah beberapa penyebab paling umum memiliki kadar testosteron rendah.

Kurang Tidur

Kurang tidur atau tidur pada jam-jam aneh menyebabkan gangguan pada ritme sirkadian tubuh dan menurunkan kadar testosteron. Ini karena saat Anda tidur, tubuh Anda membuat hormon yang penting untuk berfungsinya berbagai proses dalam tubuh Anda.

Menjadi Gemuk

Obesitas dan kelebihan berat badan dapat menyebabkan kadar testosteron lebih rendah. Ini karena peradangan, peningkatan kadar hormon stres, dan penurunan testosteron bebas semuanya dapat dikaitkan dengan obesitas.

Stres

Jika Anda stres, tubuh Anda bereaksi dengan melepaskan hormon yang membantu tubuh berfungsi dengan baik saat Anda berada dalam situasi stres. Hormon-hormon ini dapat mengganggu produksi testosteron, yang dapat menyebabkan rendahnya kadar testosteron. Stres dapat mengakibatkan tingkat kesuburan yang lebih rendah pada pria karena menurunkan produksi sperma. Hal ini pada akhirnya dapat mengakibatkan ketidakmampuan untuk memiliki anak.

Konsumsi Alkohol yang Berlebihan

Konsumsi alkohol akan mengurangi produksi testosteron karena efek alkohol pada lambung dan hati. Tubuh Anda juga memetabolisme alkohol, yang menghasilkan bahan yang dikenal sebagai NADH, yang mencegah testosteron diubah menjadi kolesterol.

Obat Antidepresan

Anti-depresan telah terbukti mengurangi kadar testosteron pada pria khususnya SSRI yang merupakan kelas antidepresan yang disebut selective serotonin reuptake inhibitor. Mereka memblokir produksi enzim yang diperlukan untuk mensintesis testosteron dalam kolesterol.

Tidak Cukup untuk Berolahraga

Olahraga adalah salah satu metode terbaik untuk meningkatkan kadar testosteron karena memungkinkan tubuh Anda berfungsi secara optimal dan menghilangkan kelebihan lemak di seluruh tubuh Anda. Olahraga akan membantu Anda memproses kolesterol dengan lebih efisien, yang merupakan unsur utama dalam produksi testosteron.

Cedera

Cedera pada testis, panggul, atau area lain akan memengaruhi produksi testosteron. Inilah sebabnya mengapa sangat penting bagi pria untuk selalu menjaga alat kelamin mereka dari cedera.

Kebiasaan Buruk

Penggunaan zat terlarang seperti merokok dan obat-obatan dapat berdampak negatif bagi tubuh Anda, termasuk sistem reproduksi. Ini karena kebiasaan ini menghambat kemampuan tubuh Anda menghasilkan testosteron.

Penurunan produksi testosteron dimulai setelah usia tertentu. Tanda-tanda yang paling jelas dari ini adalah setelah usia tiga puluh tahun. Ini menyiratkan bahwa terapi penggantian testosteron tidak cocok untuk semua orang dan tidak diperlukan untuk beberapa pria. Ini juga berarti bahwa ada berbagai hal yang dapat mempengaruhi kadar hormon ini termasuk kebiasaan makan yang buruk, tidak aktif, kurang olahraga, dan merokok. Faktor-faktor ini dapat menyebabkan penurunan kadar testosteron, yang pada akhirnya akan menyebabkan masalah kesehatan.

Adapun cara terbaik untuk mengobati kondisi ini pada pria dewasa adalah dengan mengunjungi dokter dan menguji kadar testosteron Anda. Ini akan membantu Anda membuat penilaian yang akan membantu Anda mengelola gejala Anda.

Posting Komentar untuk "Testosteron Rendah: Apa Penyebabnya?"