Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengapa Bermain Penting untuk Perkembangan Anak?

Mengapa Bermain Penting untuk Perkembangan Anak

Academy of Pediatrics menyatakan bahwa, “Bermain itu menyenangkan dan tampaknya menjadi bagian integral dari proses pembelajaran.” Kemampuan anak-anak untuk bermain membebaskan pemikiran dan imajinasi inventif mereka. Menurut Medical Daily, “permainan masa kecil membantu anak-anak mengembangkan keterampilan sosial” dengan membiarkan mereka berbagi pengalaman dengan anak-anak lain. Jenis sosialisasi ini berkontribusi pada hubungan yang sehat di kemudian hari.

Bermain juga membantu perkembangan kognitif. Sebuah studi yang dilakukan di University of Illinois menemukan bahwa ketika anak-anak bermain dengan tenang setelah diberitahu untuk tidak melakukannya, mereka tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam keterampilan memecahkan masalah. Namun, mereka yang bermain secara aktif menunjukkan peningkatan yang nyata dibandingkan rekan-rekan mereka yang tidak bermain. Penting bagi orang tua dan pendidik untuk mengenali peran penting bermain dalam perkembangan anak.

Bermain mengacu pada aktivitas anak yang dipilih sendiri, diprakarsai oleh anak, dan dikendalikan oleh anak. Itu tidak terstruktur dan spontan tanpa tujuan atau nilai ekstrinsik di luar kepentingan anak itu sendiri. Bermain berbeda dari aktivitas terstruktur karena tidak memiliki sasaran atau tujuan eksplisit selain dilakukan untuk kepentingannya sendiri. Anak harus menggunakan imajinasi dan kreativitas mereka untuk menyusun tindakan yang dapat dilakukan dalam permainan mereka. Pemain mengambil peran imajiner dan anak itu terserap ke dunia khayalan seolah-olah itu nyata.

Imajinasi anak selama bermain memungkinkan mereka untuk bereksperimen dengan peran yang berbeda, mempelajari bagaimana orang lain memandang mereka, membuat pilihan, memecahkan masalah, menggunakan logika dan bahasa, mengembangkan keterampilan sosial seperti berbagi dan bergiliran, menumbuhkan kesadaran diri dan kemandirian dari orang dewasa, berlatih perilaku baru dan memperbaiki yang sudah ada, meningkatkan keseimbangan dan koordinasi, memperkuat otot yang dibutuhkan untuk tugas akademik seperti menulis di kemudian hari dan menciptakan suasana hati yang positif.

Efek Bermain

Anak-anak yang didorong untuk berpartisipasi dalam permainan pura-pura menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam keterampilan sosial mereka dibandingkan dengan anak-anak yang tidak.

Anak-anak yang didorong untuk bermain juga memiliki kapasitas mental yang lebih besar untuk memecahkan masalah, lebih kreatif, memiliki keterampilan komunikasi yang lebih baik dan kosa kata yang diperluas, mampu memahami perspektif orang lain, menunjukkan peningkatan pemahaman tentang konsep dan prinsip moral, memiliki kemampuan penalaran yang lebih baik - mengarah ke hasil yang lebih baik di sekolah dan menunjukkan lebih sedikit agresi kekanak-kanakan.

Bermain bebas juga bermanfaat bagi anak-anak secara sosial dengan membiarkan mereka berlatih bermain dengan anak-anak lain. Hal ini memungkinkan mereka untuk mempelajari aturan permainan grup yang melibatkan pengambilan giliran atau bagaimana agar tidak terlalu suka memerintah atau agresif ketika mereka mencoba untuk menang. Anak-anak yang bermain pura-pura juga mempelajari norma-norma sosial seperti berbagi dan bergiliran.

Bermain mengurangi stres dengan melepaskan bahan kimia yang mengurangi kecemasan. Bermain bebas bahkan telah terbukti bermanfaat bagi anak-anak dengan ADHD dan sindrom Asperger.

Hasil lain yang bermanfaat dari permainan anak adalah pengembangan kepercayaan pada kemampuan mereka. Anak-anak belajar keterampilan motorik melalui bermain dan berlatih mengendalikan tubuh dan lingkungan mereka sendiri, meningkatkan harga diri dan kemandirian. Ketika mereka berhasil dalam tugas baru seperti berjalan atau mewarnai, mereka mendapatkan gelombang dopamin yang membuat mereka merasa nyaman dengan diri mereka sendiri. Sebaliknya, ketika anak-anak gagal dalam sesuatu - yang tidak dapat dihindari dari waktu ke waktu bahkan untuk anak-anak yang umumnya kompeten - mereka mendapatkan lonjakan kimiawi lain yang memungkinkan mereka untuk menetapkan tujuan perbaikan daripada memutuskan bahwa tidak ada gunanya mencoba lagi.

Lingkungan yang mendorong permainan bebas ramah anak, menstimulasi, dan - yang paling penting - berukuran anak. Ini memudahkan anak-anak untuk menemukan level mereka sendiri dalam hal apa yang menarik minat mereka, seberapa cepat mereka belajar dan apakah mereka seorang introvert atau ekstrovert yang lebih suka bersama orang lain atau sendirian.

Selain perlengkapan ukuran anak-anak, area bermain lembut ramah anak - tanpa ujung atau sudut tajam yang dapat melukai anak kecil, dan dipasang di sekitar istirahat alami di hari anak daripada mencoba memaksa mereka melakukan apa yang diperintahkan oleh orang dewasa. Seorang anak akan belajar sendiri seberapa jauh mereka bisa pergi tanpa melukai diri sendiri pada kerangka panjat, tetapi orang dewasa mungkin merasa gugup membiarkan mereka mencoba.

Area bermain lembut mendorong kemandirian dengan membiarkan anak-anak membuat kesalahan dengan aman dan mencari tahu seberapa jauh mereka bisa melangkah tanpa orang dewasa. Untuk perkembangan anak, sangat penting bagi anak-anak untuk belajar mengelola perilaku mereka sendiri dan menjalankan kebebasan memilih dalam lingkungan yang aman.

Kerangka panjat luar ruangan dan area bermain juga membantu perkembangan anak dengan menumbuhkan keterampilan sosial yang positif. Harus menunggu giliran dan bergiliran dengan orang lain adalah konsep yang perlu dipelajari anak-anak, dan memanjat kerangka mendorong interaksi semacam ini karena hanya ada satu anak di kerangka pada satu waktu.

Jadi pastikan Anda memberi anak Anda kesempatan untuk bermain dengan bebas dan melatih imajinasi mereka.

Posting Komentar untuk "Mengapa Bermain Penting untuk Perkembangan Anak?"