Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Nefropati Analgesik - Penyebab, Gejala dan Pengobatan

Nefropati Analgesik - Penyebab, Gejala dan Pengobatan


Ginjal ditemukan di rongga perut tubuh dan membantu menghilangkan limbah dan racun. Namun, ada beberapa contoh dan kondisi di mana fungsi-fungsi ini mungkin tidak berjalan sebagaimana mestinya. Berbagai macam kondisi dan penyakit dapat menghambat fungsi ginjal, menyebabkan kebutuhan akan pengobatan atau bentuk perawatan lain seperti transplantasi ginjal atau bahkan cuci darah. 

Salah satu kondisi ini adalah nefropati Analgesik, juga dikenal sebagai Phenacetin nephritis. Ini adalah kondisi di mana satu atau kedua ginjal rusak karena penggunaan obat penghilang rasa sakit yang tidak tepat yang disebut NSAID (non-steroidal anti-inflammatory drugs). Dosis obat penghilang rasa sakit yang berlebihan untuk jangka waktu yang lama menimbulkan kondisi tersebut. Ada kerusakan pada struktur internal ginjal. Ini bertanggung jawab atas sejumlah besar orang yang membutuhkan dialisis.

Gejala:

Pada awalnya, tidak ada gejala. Dengan asupan obat pereda nyeri yang terus menerus dan dalam jangka panjang, ginjal mulai terpengaruh. Hal ini dapat menimbulkan penurunan fungsi ginjal yang dapat menyebabkan anemia, hipertensi, kelemahan, kelelahan, peningkatan frekuensi kencing, adanya darah dalam urin, sakit punggung, mengantuk, kebingungan, muntah, mual, pembengkakan tubuh dan mudah berdarah. Ini menyebabkan perubahan perilaku dan emosi. Mati rasa dan penurunan sensasi juga merupakan gejala nefropati analgesik.

Penyebab:

Nefropati analgesik biasanya disebabkan oleh penggunaan jangka panjang pembunuh rasa sakit yang termasuk dalam kelompok non-steroidal anti-inflammatory drugs (NSAID). Merek yang umum adalah Imol, Voveran, Brufen, Nise.

Diagnosa:

Pemeriksaan gejala seperti tekanan darah tinggi, suara abnormal dari jantung dan paru-paru dan penuaan dini akan dilakukan. Sampel darah dapat diambil untuk memeriksa jumlah darah lengkap. CT scan dan USG ginjal dapat membantu.

Pengobatan:

Tujuan pengobatan adalah untuk menghindari kerusakan lebih lanjut pada ginjal. Perlu untuk menghentikan konsumsi obat penghilang rasa sakit, atau obat bebas. Studi pencitraan ginjal, ureter, dan kandung kemih dapat dilakukan untuk memeriksa aliran darah ke ginjal. Dialisis atau transplantasi ginjal dapat dilakukan untuk mengobati gagal ginjal. Perubahan pola makan dan pembatasan asupan cairan juga dapat membantu mencegah penyakit ginjal. Konseling dapat membantu memantau perubahan perilaku dan emosi, sementara metode alternatif untuk meredakan nyeri kronis dapat disarankan.

Pencegahan:

Toksisitas analgesik dapat dihindari dengan mencegah dan membatasi penggunaan NSAID.

Posting Komentar untuk "Nefropati Analgesik - Penyebab, Gejala dan Pengobatan"