Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Laktasi - 9 Hal yang Harus Dipastikan Ibu Baru!

Laktasi - 9 Hal yang Harus Dipastikan Ibu Baru!


Selama tahap progresif kehamilan dan menyusui, dukungan psikologis serta kebutuhan nutrisi tubuh ibu mengalami banyak perubahan. Mengingat berbagai kebutuhan perawatan janin, gaya hidup ibu juga perlu beradaptasi dengan beberapa norma dan praktik baru. Karena laktasi adalah salah satu faktor terpenting yang mempengaruhi perkembangan janin, perubahan jaringan ibu dan metabolisme sangat penting untuk menjaga kesehatan ibu dan anak. Selama tahap laktasi, kelenjar susu dan plasenta memiliki persyaratan khusus untuk nutrisi penghasil energi tinggi tertentu. Tidak selalu kebutuhan genetik dan lingkungan anak dapat dipenuhi melalui pola makan ibu dan menjadi wajib untuk mengonsumsi suplemen penambah kesehatan baru.

Oleh karena itu, diperlukan pemeriksaan yang cermat terhadap kebutuhan nutrisi serta fisiologis ibu dan anak selama berbagai tahap kehamilan dan menyusui.

Tips Nutrisi Menyusui untuk Ibu Baru:

  • Konsumsilah sup, jus, dan minimal 8 gelas air setiap hari karena mengandung banyak cairan dan akan memperlancar produksi ASI dan mengkompensasi hilangnya cairan dari tubuh.
  • Makan banyak buah dan sayuran yang merupakan sumber vitamin, mineral, dan serat yang baik yang dibutuhkan tubuh Anda selama fase ini.
  • Tambahkan protein berkualitas tinggi dalam makanan Anda seperti daging, ikan, dan telur.
  • Hindari makanan yang digoreng dan manis karena rendah nutrisi dan tidak meningkatkan sekresi susu.
  • Konsumsilah 3 porsi susu dan produk susu setiap hari yang merupakan sumber protein, kalsium, dan fosfor yang baik.
  • Makan kacang-kacangan (almond, kenari, dll) secukupnya; ini diketahui bermanfaat bagi wanita yang sedang menyusui karena penuh nutrisi tetapi juga tinggi minyak dan kalori.
  • Hindari makanan yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi bayi Anda seperti kembang kol, brokoli, kacang-kacangan dan makanan pedas
  • Hindari merokok dan alkohol karena efek negatifnya pada produksi susu.
  • Lakukan aktivitas fisik ringan setelah persetujuan dokter Anda.
Selama kehamilan, tubuh mengalami perubahan hormonal yang sangat besar. Sekresi estrogen tidak hanya meningkat tetapi juga menjadi lebih rumit. Akibatnya, kelenjar hipofisis ibu juga melakukan fungsi khusus tertentu yang mendorong pertumbuhan dan pemeliharaan kelenjar susu. Perubahan tubuh signifikan lainnya selama kehamilan adalah peningkatan volume darah total dalam tubuh dan penurunan kandungan protein plasma. Melengkapi variasi yang begitu kompleks, kebutuhan nutrisi juga menunjukkan perubahan yang tajam. Sebagian besar nutrisi termasuk vitamin, protein, dan suplemen pemberi energi dibutuhkan dalam jumlah yang lebih besar untuk mendukung perkembangan janin serta meningkatkan kekebalan ibu.

Proses laktasi terjadi di bawah pengaruh berat mekanisme neuroendokrin. Peningkatan kadar prolaktin adalah penentu paling penting dari timbulnya sekresi susu. Oleh karena itu, asupan nutrisi ibu yang cukup diarahkan untuk mendorong perkembangan payudara. Air susu ibu dikenal sebagai sumber nutrisi utama bagi bayi yang baru lahir. Dengan demikian, kebutuhan nutrisi selama menyusui jauh lebih banyak daripada selama kehamilan.

Posting Komentar untuk "Laktasi - 9 Hal yang Harus Dipastikan Ibu Baru!"