Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa itu Penawaran Agregat?

Apa itu Penawaran Agregat


Apa itu Penawaran Agregat?

Penawaran agregat, juga dikenal sebagai output total, adalah total penawaran barang dan jasa yang diproduksi dalam perekonomian dengan harga keseluruhan tertentu dalam periode tertentu. Ini diwakili oleh kurva penawaran agregat, yang menggambarkan hubungan antara tingkat harga dan jumlah output yang bersedia disediakan oleh perusahaan. Biasanya, ada hubungan positif antara penawaran agregat dan tingkat harga.

Naiknya harga biasanya merupakan indikator bahwa bisnis harus memperluas produksi untuk memenuhi tingkat permintaan agregat yang lebih tinggi. Ketika permintaan meningkat di tengah penawaran konstan, konsumen bersaing untuk mendapatkan barang yang tersedia dan, karenanya, membayar harga yang lebih tinggi. Dinamika ini mendorong perusahaan untuk meningkatkan output untuk menjual lebih banyak barang. Peningkatan penawaran yang dihasilkan menyebabkan harga menjadi normal dan output tetap tinggi.

Perubahan Penawaran Agregat

Pergeseran penawaran agregat dapat dikaitkan dengan banyak variabel, termasuk perubahan ukuran dan kualitas tenaga kerja, inovasi teknologi, kenaikan upah, kenaikan biaya produksi, perubahan pajak produsen, dan subsidi serta perubahan inflasi. Beberapa faktor ini menyebabkan perubahan positif dalam penawaran agregat sementara yang lain menyebabkan penawaran agregat menurun. Misalnya, peningkatan efisiensi tenaga kerja, mungkin melalui outsourcing atau otomasi, meningkatkan output penawaran dengan menurunkan biaya tenaga kerja per unit penawaran. Sebaliknya, kenaikan upah memberikan tekanan ke bawah pada penawaran agregat dengan meningkatkan biaya produksi.

Penawaran Agregat dalam Jangka Pendek dan Panjang

Dalam jangka pendek, penawaran agregat merespons permintaan (dan harga) yang lebih tinggi dengan meningkatkan penggunaan input saat ini dalam proses produksi. Dalam jangka pendek, tingkat modal tetap, dan perusahaan tidak dapat, misalnya, mendirikan pabrik baru atau memperkenalkan teknologi baru untuk meningkatkan efisiensi produksi. Sebaliknya, perusahaan meningkatkan penawaran dengan mendapatkan lebih banyak dari faktor produksi yang ada, seperti menugaskan lebih banyak jam kerja atau meningkatkan penggunaan teknologi yang ada.

Namun, dalam jangka panjang, penawaran agregat tidak dipengaruhi oleh tingkat harga dan hanya didorong oleh peningkatan produktivitas dan efisiensi. Peningkatan tersebut meliputi peningkatan tingkat keterampilan dan pendidikan di kalangan pekerja, kemajuan teknologi, dan peningkatan modal. Sudut pandang ekonomi tertentu, seperti teori Keynesian, menegaskan bahwa penawaran agregat jangka panjang masih elastis terhadap harga hingga titik tertentu. Setelah titik ini tercapai, penawaran menjadi tidak sensitif terhadap perubahan harga.

Posting Komentar untuk "Apa itu Penawaran Agregat?"