Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

9 Tanda Kamu Berada dalam Hubungan Kodependen

9 Tanda Kamu Berada dalam Hubungan Kodependen


Hubungan interpersonal yang sehat harus menjadi tempat yang aman di mana kita dapat berbagi apa saja, baik atau buruk. Jadi, jika Anda bertanya pada diri sendiri mengapa Anda tidak merasa seperti ini, itu mungkin pertanda Anda sama sekali tidak berada dalam hubungan yang sehat.

Jika hubungan Anda berdampak pada kesehatan mental Anda, Anda mungkin memiliki masalah kodependensi. Baca terus untuk mengetahui sembilan tanda yang menunjukkan bahwa Anda berada dalam hubungan kodependen.

Apa itu Hubungan Kodependen?

Dalam hubungan kodependen, Anda tidak dapat mengurus kebutuhan dan perasaan Anda sendiri. Artinya ada ketidakseimbangan dalam hubungan dimana satu orang bertindak sebagai pengasuh, sementara yang lain secara konsisten menuntut sesuatu dari pengasuh. Kodependensi sering dipelajari sejak kecil.

Jadi, apa saja tanda-tanda Anda berada dalam hubungan kodependen?

1. Harga Diri Rendah

Dalam hubungan kodependen, tidak ada pihak yang memiliki harga diri yang tinggi. Anda mungkin hanya merasa nyaman dengan diri sendiri saat melayani pasangan Anda, sementara pasangan Anda merasa tidak nyaman karena mereka mengandalkan satu orang lain untuk semua kebutuhannya.

2. Selalu Merasa Sendiri

Tidak ada pelipur lara dengan atau tanpa pasangan Anda. Anda merasa kesepian saat sendirian karena Anda tidak merawat mereka, tetapi saat Anda bersama mereka, Anda merasa kesepian karena kebutuhan Anda tidak terpenuhi.

3. Anda Tidak Memiliki Batasan

Ini biasanya dikenal sebagai "sindrom martir". Anda mengorbankan diri dan kebutuhan Anda untuk membuat pasangan Anda bahagia.

4. Perawatan

Dalam hubungan kodependen tipikal, satu orang adalah pengasuh. Meskipun ini mungkin dimulai dengan membantu pasangan Anda keluar dari kebiasaan, ini mengarah pada pemenuhan tugas-tugas dasar untuk pasangan Anda yang dapat mereka selesaikan sendiri dengan mudah. Anda merasa sesuatu yang buruk akan terjadi jika Anda tidak melakukan hal-hal ini.

5. Kesulitan Mengidentifikasi Emosi

Karena Anda selalu mengorbankan diri sendiri, emosi Anda menjadi semakin sulit untuk diidentifikasi. Ini mungkin memenuhi syarat sebagai alexithymia, dalam istilah psikologis.

6. Penghindaran Konflik

Anda takut membuat orang lain marah, jadi Anda mengabaikan perasaan dan kebutuhan Anda sepenuhnya untuk menghindari konflik. Ini sering membuat orang senang dengan biaya Anda sendiri.

7. Anda Takut Kritik

Salah satu pihak mungkin merasa sulit menerima kritik. Ini berasal dari rasa takut akan penolakan atau pengabaian.

8. Anda Seorang "Pemecah Masalah"

Anda berpikir bahwa Anda tahu apa yang dibutuhkan orang lain lebih baik daripada mereka. Hal ini dapat menyebabkan Anda memberikan nasihat yang tidak diminta atau mengkritik orang lain agar mereka mau mendengarkan Anda.

9. Anda Takut Mengakhiri Hubungan

Anda mungkin sangat bergantung pada pasangan Anda untuk harga diri Anda, dan takut mereka tidak bisa mandiri, sehingga Anda mungkin terlalu takut untuk mengakhiri hubungan. Perspektif luar, seperti pelatih kehidupan, dapat membantu Anda menentukan apakah Anda perlu pergi demi kesehatan mental Anda sendiri.

Cari Bantuan Sekarang

Jika salah satu dari tanda-tanda ini benar untuk Anda dalam hubungan Anda, mungkin sudah waktunya untuk mencari bantuan. Tidak perlu merasa malu tentang hubungan kodependen - dengan pembinaan yang tepat, Anda bisa menjadi diri Anda yang lebih bahagia dan lebih sehat.

Posting Komentar untuk "9 Tanda Kamu Berada dalam Hubungan Kodependen"