Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kualitas Tidur Vs Kuantitas - Mana yang Lebih Penting?

Kualitas Tidur Vs Kuantitas - Mana yang Lebih Penting


Anda mungkin pernah mendengar bahwa dokter merekomendasikan 7-8 jam tidur setiap hari untuk menjaga fungsi pikiran dan tubuh Anda pada puncaknya. Namun baru-baru ini, argumen lain yang beredar adalah, apakah hanya durasi yang penting? Bagaimana dengan kualitas tidurnya? Banyak dokter saat ini menganggap kemampuan untuk tidur nyenyak di malam hari sebagai indikator kesehatan yang lebih baik daripada jam yang Anda habiskan untuk tidur.


Durasi Tidur


Durasi tidur tidak konstan. Itu berubah seiring bertambahnya usia Anda. Misalnya, bayi tidur sepanjang hari. Seiring bertambahnya usia, Anda tidur lebih sedikit. Faktor lain yang mempengaruhi durasi tidur Anda adalah stres. Kecemasan dan kekhawatiran tidak memungkinkan Anda untuk tidur dalam waktu lama. Anda mungkin sering terbangun atau berguling-guling di tempat tidur. Jadi, bahkan jika Anda tidur 6 atau tujuh jam, Anda masih akan merasa lelah dan grogi saat bangun tidur.

Waktu yang Anda habiskan di depan layar komputer atau di ponsel Anda terlalu berdampak negatif pada durasi tidur Anda. Kebanyakan orang menggunakan media sosial atau menonton serial web ketika mereka datang untuk malam itu. Ini memompa kortisol dan adrenalin - hormon stres ke dalam sistem mereka, yang mungkin membuat tidur tidak nyenyak. Itu sebabnya jumlah jam Anda di tempat tidur tidak setara dengan durasi tidur.

Bahkan, suhu menentukan berapa jam Anda akan tidur malam ini.

Alasan lain Anda tidak memiliki kekuatan atas berapa jam tidur yang Anda kemas setiap hari adalah ritme sirkadian. Kita semua dilengkapi dengan jam internal yang disebut ritme sirkadian, yang membenci kejutan atau gangguan dan ingin agar kita tetap berpegang pada rutinitas yang tetap. Ritme sirkadian mengharuskan Anda untuk tetap terjaga di siang hari dan tidur sepanjang malam. Tetapi, bagi banyak orang, tidak mungkin untuk mematuhi rutinitas itu. Banyak dari kita harus bekerja shift malam yang mengacaukan jam tidur kita.

Karena ada begitu banyak faktor yang dapat mempengaruhi durasi tidur, para ilmuwan tidak terlalu mementingkannya.


Kualitas Tidur


Kualitas tidur pada dasarnya adalah tidur tanpa gangguan. Ini adalah kualitas yang menentukan seberapa baik Anda akan dapat berfungsi pada hari berikutnya. Ketika Anda tidur nyenyak dan tidak terganggu, otak Anda dapat membuang limbah yang telah menumpuk di sel di siang hari. Ketika tidur Anda terganggu, otak Anda tidak dapat membersihkan dirinya sendiri. Jika ini berlangsung selama beberapa waktu, penyakit psikologis seperti pelupa, demensia, atau Alzheimer dapat terjadi.

Tidur yang tidak terganggu juga membantu kemampuan kognitif Anda dan mempercepat pembelajaran, penyimpanan data, dan ingatan.


Beberapa Cara untuk Meningkatkan Kualitas Tidur Anda


  • Jauhi ponsel/laptop saat hendak tidur.
  • Jangan tidur terlalu malam.
  • Redupkan pencahayaan kamar Anda.
  • Makan setidaknya satu jam sebelum tidur.
  • Jangan membaca ebook, pilih yang fisik.
  • Lakukan beberapa latihan peregangan di malam hari untuk mengendurkan otot Anda.
  • Berolahraga di malam hari untuk melepaskan semua energi berlebih.
  • Mandi yang menyegarkan sebelum tidur.
  • Minyak atsiri, terutama lavender, meningkatkan kualitas tidur.

Jumlah jam tidur yang Anda dapatkan setiap malam terkadang di luar kendali Anda. Tetapi Anda dapat mencoba meningkatkan kualitas tidur Anda karena pada akhirnya kualitas tidur akan mengalahkan kuantitas. Gunakan tips yang disebutkan di atas untuk meningkatkan kualitas tidur dan jika tidak berhasil, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan dokter.

Posting Komentar untuk "Kualitas Tidur Vs Kuantitas - Mana yang Lebih Penting?"