Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ketidakstabilan Bahu Kronis - Ketahui Penyebab dan Pengobatannya!

Ketidakstabilan Bahu Kronis - Ketahui Penyebab dan Pengobatannya!


Bahu manusia terbuat dari sendi bola dan soket, menjadikannya salah satu sendi yang paling bisa digerakkan dalam tubuh manusia. Ketidakstabilan bahu terjadi ketika lengan atas atau humerus dipaksa keluar dari soket bahu. Ketidakstabilan menyebabkan rasa sakit yang luar biasa, membuat individu tidak dapat menggerakkan lengan.

Penyebab

Penyebab ketidakstabilan bahu mungkin karena dislokasi tulang bahu. Tulang bahu bisa terkilir karena cedera parah. Ini juga dapat menyebabkan tulang rawan di sekitar tepi tulang soket robek. Kondisi ini juga dikenal sebagai Lesi Bankart, yang dapat menyebabkan beberapa dislokasi lainnya di masa mendatang.

Karena gerakan berulang dari lengan dan sendi bahu, mungkin ada kelonggaran pada ligamen bahu, yang menyebabkan ketidakstabilan. Kelonggaran ligamen ini juga dapat disebabkan oleh susunan anatomi individu.

Beberapa orang secara alami memiliki ligamen longgar di tubuh atau sendi ganda yang menyebabkan tulang bahu terkilir ke arah yang berbeda, yang pada akhirnya menyebabkan ketidakstabilan.

Gejala

Gejala ketidakstabilan bahu meliputi:

  • Cedera berulang pada sendi bola dan soket bahu
  • Sakit parah di bahu
  • Perasaan longgar yang terus-menerus di bahu.

Dalam kasus gejala-gejala ini, perhatian klinis harus segera diberikan.

Perawatan

Perawatan non-medis dicari terlebih dahulu dalam kasus ini. Terapi fisik dan modifikasi aktivitas disarankan oleh dokter pada tahap awal sebelum menyarankan perawatan medis. Perawatan medis terutama meliputi perawatan bedah seperti artroskopi (operasi invasif minimal pada sendi), rehabilitasi atau operasi terbuka. Melalui perawatan dan fisioterapi yang tepat, pasien dapat menjalani kehidupan normal.

Posting Komentar untuk "Ketidakstabilan Bahu Kronis - Ketahui Penyebab dan Pengobatannya!"