Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa yang Tidak Boleh Dimakan Selama Kehamilan?

Apa yang Tidak Boleh Dimakan Selama Kehamilan


Apa yang Anda konsumsi selama kehamilan berdampak pada kesehatan Anda dan kesehatan bayi Anda. Dokter selalu menganjurkan pola makan dan gaya hidup sehat selama kehamilan. Makanan sehat seperti buah-buahan, sayuran dan biji-bijian, kacang-kacangan dapat membantu Anda memenuhi kebutuhan nutrisi Anda.

Namun, Anda tidak bisa hanya makan buah atau sayuran apa pun, buah dan sayuran tertentu tidak aman dikonsumsi selama kehamilan. Penting juga untuk mengetahui apa yang tidak boleh dimakan selama kehamilan.

Sementara sebagian besar buah menyediakan vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh Anda selama kehamilan, terutama ketika janin mengalami percepatan perkembangan, beberapa buah mungkin berbahaya bagi kesehatan Anda. Beberapa buah telah didokumentasikan mempengaruhi kesehatan bayi, sementara yang lain dapat menyebabkan keguguran. Berikut daftar makanan yang harus dihindari selama kehamilan.

Tidak Semua Buah

Buah-buahan adalah bagian penting dari nutrisi selama kehamilan. Beberapa orang beranggapan bahwa Asam Jawa dan Nanas tidak boleh dikonsumsi selama kehamilan. Para ahli mengatakan tidak ada penjelasan yang didukung sains untuk ini. Namun, moderasi adalah kuncinya. Kelebihan buah sitrus dapat menyebabkan masalah lain yang berkaitan dengan keasaman dan gangguan pencernaan.

Pepaya mentah dikatakan berbahaya bagi wanita hamil dan harus dihindari di semua trimester. Yang terbaik adalah berbicara dengan dokter atau ahli gizi tentang makanan yang harus dihindari selama kehamilan karena daftarnya mungkin berbeda berdasarkan kondisi kesehatan Anda.

Susu, Unggas, dan Daging Mentah atau Setengah Matang

Makanan setengah matang atau mentah mungkin mengandung bakteri berbahaya. Memasak secara menyeluruh membunuh bakteri tersebut dan membuat makanan aman dari banyak organisme menular

Telur berair sangat dilarang. Masak telur sampai kuningnya keras dan padat. Hindari makanan yang menggunakan telur mentah seperti eggnog, mayones, dll.

Produk Susu yang Tidak Dipasteurisasi

Susu dan produk susu yang tidak dipasteurisasi dapat menyebabkan penyakit bawaan makanan karena mengandung bakteri. Periksa label keju dan pastikan keju dibuat dengan susu pasteurisasi.

Keju lunak sebaiknya dihindari. Jika Anda tidak memiliki akses ke susu pasteurisasi, rebus susu secara menyeluruh sebelum dikonsumsi. Jika susu atau produk susu terlihat tua, mengental, bernoda, hindari.

Makanan Laut

Makanan laut sangat sehat dan merupakan sumber asam lemak Omega 3 yang sangat baik. Sayangnya, makanan laut mungkin mengandung kadar merkuri yang tinggi. Merkuri berbahaya untuk dikonsumsi manusia dan terutama untuk perkembangan bayi karena dapat mengganggu perkembangan otak mereka.

Jika ikan laut besar dan tua, kemungkinan besar mengandung merkuri. Yang terbaik adalah menghindari ikan laut selama kehamilan. Jika Anda ingin mengonsumsi makanan laut, Anda dapat memilih ikan air tawar (di mana kemungkinan polutan dalam air lebih rendah).

Kafein

Kafein tidak dilarang dari diet Anda. Namun, kafein dapat melewati plasenta dan efeknya pada bayi belum diketahui. Itulah mengapa dokter menyarankan untuk membatasi asupan kafein selama kehamilan. Berapa banyak kopi yang aman? Pertahankan asupan kafein kurang dari 200 mg.

Secangkir kopi biasa 240 ml mengandung 95 mg kafein. Jadi aman untuk minum kopi dua kali sehari.

Alkohol

Sudah lama diketahui bahwa alkohol tidak aman untuk dikonsumsi selama kehamilan, bahkan jika Anda meminumnya dalam jumlah sedang. Alkohol dalam jumlah berapa pun berpotensi menyebabkan keguguran, lahir mati, dan sindrom alkohol janin yang dapat memicu pertumbuhan intelektual yang terhambat dan kelainan bentuk wajah.

Buah dan Sayuran yang Tidak Dicuci

Buah dan sayuran mungkin mengandung bakteri pada kulitnya. Sangat penting untuk membersihkannya secara menyeluruh sebelum dikonsumsi. Pada catatan ini, kami juga harus menyarankan Anda untuk menghindari kecambah mentah seperti alfalfa, kacang hijau atau lobak.

Jika Anda ingin makan kecambah, mereka harus dimasak sampai matang. Jus buah dari toko pinggir jalan dan jus buah olahan adalah makanan yang harus dihindari saat hamil.

Teh Herbal

Kecuali jika ada manfaat teh herbal yang terbukti yang Anda rencanakan untuk dikonsumsi, sebaiknya hindari teh semacam itu (terutama yang dengan campuran herbal yang tidak diketahui). Dokter Anda dapat memandu Anda dalam hal ini.

Itulah beberapa makanan yang tidak aman dikonsumsi saat hamil. Setiap zat gizi esensial (baik makro maupun mikro) harus dikonsumsi dalam jumlah yang cukup selama kehamilan. Ini akan memberi bayi Anda nutrisi yang tepat dan membantu perkembangan yang sehat. Tingkatkan jumlah buah dalam diet Anda. Jika Anda tidak menyukai hidangan buah yang besar, Anda dapat memakannya sedikit setiap kali makan. 

Makanan basi, sisa, tidak dicuci, dan kurang matang harus benar-benar dihindari. Makanan yang baru disiapkan dan metode persiapan yang higienis harus dimasukkan ke dalam dapur setiap ibu hamil.

Posting Komentar untuk "Apa yang Tidak Boleh Dimakan Selama Kehamilan?"