Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa itu Pembiayaan Aset?

Apa itu Pembiayaan Aset


Apa itu Pembiayaan Aset?

Pembiayaan aset mengacu pada penggunaan aset neraca perusahaan, termasuk investasi jangka pendek, persediaan dan piutang, untuk meminjam uang atau mendapatkan pinjaman. Perusahaan yang meminjam dana harus memberikan kepada pemberi pinjaman hak jaminan atas aset tersebut.

Memahami Pembiayaan Aset

Pembiayaan aset sangat berbeda dari pembiayaan tradisional, karena perusahaan peminjam menawarkan sebagian asetnya untuk mendapatkan pinjaman tunai dengan cepat. Pengaturan pembiayaan tradisional, seperti pinjaman berbasis proyek akan melibatkan proses yang lebih panjang termasuk perencanaan bisnis, proyeksi, dan sebagainya. Pembiayaan aset paling sering digunakan ketika peminjam membutuhkan pinjaman tunai jangka pendek atau modal kerja. Dalam kebanyakan kasus, perusahaan peminjam yang menggunakan pembiayaan aset menjaminkan piutangnya; namun, penggunaan aset inventaris dalam proses peminjaman tidak jarang terjadi.

Perbedaan Antara Pembiayaan Aset dan Pinjaman Berbasis Aset

Pada tingkat dasar, pembiayaan aset dan pinjaman berbasis aset adalah istilah yang pada dasarnya mengacu pada hal yang sama, dengan sedikit perbedaan. Dengan pinjaman berbasis aset, ketika seseorang meminjam uang untuk membeli rumah atau mobil, rumah atau kendaraan tersebut berfungsi sebagai jaminan atas pinjaman tersebut. Jika pinjaman tersebut kemudian tidak dilunasi dalam jangka waktu yang ditentukan, maka pinjaman tersebut akan gagal bayar, dan pemberi pinjaman kemudian dapat menyita mobil atau rumah tersebut dan menjualnya untuk melunasi jumlah pinjaman tersebut. Konsep yang sama berlaku untuk bisnis yang membeli aset. Dengan pembiayaan aset, jika aset lain digunakan untuk membantu individu memenuhi syarat untuk mendapatkan pinjaman, umumnya aset tersebut tidak dianggap sebagai jaminan langsung atas jumlah pinjaman.

Pembiayaan aset biasanya digunakan oleh bisnis, yang cenderung meminjam terhadap aset yang mereka miliki saat ini. Piutang, persediaan, mesin dan bahkan bangunan dan gudang dapat ditawarkan sebagai jaminan pinjaman. Pinjaman ini hampir selalu digunakan untuk kebutuhan pendanaan jangka pendek, seperti uang tunai untuk membayar gaji karyawan atau untuk membeli bahan baku yang diperlukan untuk memproduksi barang yang dijual. Jadi perusahaan tidak membeli aset baru, tetapi menggunakan aset miliknya untuk menutupi kekurangan arus kas kerja. Namun, jika perusahaan mengalami default, pemberi pinjaman masih dapat menyita aset dan mencoba menjualnya untuk menutup jumlah pinjaman.

Posting Komentar untuk "Apa itu Pembiayaan Aset?"