Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6 Penyakit Umum Musim Panas dan Bagaimana Cara Mencegahnya?

6 Penyakit Umum Musim Panas dan Bagaimana Cara Mencegahnya


Musim panas tidak hanya sangat tidak nyaman tetapi juga berpotensi sangat mematikan. Matahari yang tak henti-hentinya menerpa Anda dapat merusak tubuh Anda. Tapi, jangan putus asa. Anda benar-benar dapat melewati musim panas dan menjaga diri Anda tetap aman (dan waras) dan satu-satunya cara untuk melakukannya adalah dengan menyadari penyakit yang dapat dipicu oleh musim panas.

1. Dehidrasi

Ketika kadar air dalam tubuh Anda habis, Anda mengalami dehidrasi. Musim panas membuat Anda banyak berkeringat. Keringat, serta kehilangan cairan melalui buang air kecil, berarti tubuh Anda tidak memiliki cukup air untuk menopang dirinya sendiri. Anda dapat mengatakan bahwa Anda berada di ambang dehidrasi jika Anda:

  • Merasa haus sepanjang waktu.
  • Sering buang air kecil dan urin Anda berwarna gelap.
  • Merasa disorientasi
  • Mengalami sakit kepala

Untuk mencegah gejala-gejala ini muncul, yang perlu Anda lakukan adalah menenggak banyak air secara berkala. Anda juga dapat memilih air kelapa hijau atau 'lassi'. Jangan lupa untuk mengunyah buah berair sebanyak mungkin. Buah-buahan seperti semangka, anggur, pepaya atau mangga dapat mengisi kembali pasokan air tubuh Anda.

2. Sengatan Matahari

Jika suhu melonjak melebihi 40 derajat atau celsius, Anda harus sangat waspada terhadap ancaman sengatan matahari. Ini sebenarnya dikategorikan sebagai darurat kesehatan. Paparan panas untuk jangka waktu yang lama bersamaan dengan dehidrasi mengacaukan kemampuan tubuh untuk mengatur suhu internal. Ini memicu sengatan matahari, yang dapat merusak sel-sel otak Anda dan mematikan.

Anda dapat meramalkan timbulnya sengatan matahari dari gejala-gejala ini:

  • Sakit kepala menusuk
  • Pusing
  • Kram otot
  • Kejang
  • Peningkatan detak jantung

Untuk mencegah sengatan matahari, minum banyak cairan, buka payung saat melangkah keluar, hindari keluar antara pukul 12 siang dan 3 sore dan kenakan pakaian katun yang nyaman.

3. Rinitis Alergi atau Hay Fever

Hay fever adalah sejenis alergi. Ketika kekebalan tubuh Anda tidak dapat melawan benda asing yang masuk, Anda mengalami alergi. Ini terutama terjadi di awal musim panas ketika bunga mekar dan serbuk sari bersentuhan dengan tubuh Anda.

Beberapa indikator demam adalah:

  • Hidung tersumbat dan mata berair.
  • Batuk dan bersin.
  • Kelelahan dan demam.

Anda dapat mengurangi paparan alergen jika Anda memakai masker polusi. Jika Anda rentan terhadap alergi, konsultasikan dengan dokter Anda, beberapa obat dapat meringankan gejalanya.

4. Keracunan Makanan

Musim panas adalah waktu ketika beberapa mikroorganisme berbahaya seperti Salmonella dan Clostridium berkembang biak. Dan mereka berkembang biak dalam makanan. Itulah sebabnya, jika Anda tidak menyiapkan makanan dan menyimpannya dengan cara yang benar, Anda dapat mengalami keracunan makanan yang parah.

Tanda-tanda keracunan makanan adalah:

  • Perut keram
  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Demam

Anda dapat mengimunisasi diri Anda dari keracunan makanan jika Anda menghindari daging yang kurang matang, sayuran mentah, ikan yang belum dimasak pada suhu tinggi dan makanan cepat saji. Makanan ini adalah tempat berkembang biak bagi mikroorganisme berbahaya.

5. Cacar Air

Salah satu penyakit musim panas yang paling mematikan adalah cacar atau cacar air. Kondisi virus ini bermanifestasi sebagai lepuh kecil berisi cairan di seluruh tubuh. Kondisi ini biasanya menyerang anak kecil; namun, terkadang orang dewasa yang menderita diabetes, memiliki sistem kekebalan yang lemah, menderita kanker, atau kondisi medis lain yang mendasarinya dapat terpengaruh juga. Penyakit menular ini menyebar melalui partikel udara yang menyebar ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin, atau jika pengasuh melakukan kontak langsung dengan orang yang terinfeksi. Kadang-kadang, infeksi dapat tetap tidak aktif sampai kondisi cuaca yang tepat muncul untuk mendukung infeksi.

Yang terbaik yang dapat Anda lakukan adalah mendapatkan suntikan cacar air dan mencegah diri Anda berada di sekitar orang yang terinfeksi. Orang yang terinfeksi harus dikarantina di rumah dengan kontak minimum.

6. Penyakit Kuning

Penyakit mematikan lainnya yang perlu Anda waspadai selama bulan-bulan musim panas adalah penyakit kuning. Kondisi ini dapat mempengaruhi siapa saja yang mengkonsumsi makanan atau air yang terkontaminasi. Virus hepatitis A masuk ke dalam tubuh melalui jalur feses-oral, dan ini terjadi ketika Anda mengonsumsi air atau makanan yang terkontaminasi dengan feses orang yang terinfeksi. Kondisi ini bisa menjadi parah dan mempengaruhi hati juga. Gejala utama penyakit kuning termasuk kulit kekuningan, mata pucat, urin berwarna gelap dan kulit gatal.

Salah satu cara paling efektif untuk mencegah infeksi ini adalah dengan menghindari paparan infeksi jenis ini. Mempertahankan berat badan yang sehat, mengelola kadar kolesterol Anda dan membatasi konsumsi alkohol Anda dapat membantu mencegah kondisi tersebut.

Juga, jangan lupa untuk mencuci tangan sebelum memasak atau makan.

Musim panas bisa menjadi musim yang sangat melelahkan bagi tubuh Anda. Tetapi jika Anda menerapkan beberapa tindakan, Anda dapat dengan mudah melawan penyakit dan tetap sehat.

Posting Komentar untuk "6 Penyakit Umum Musim Panas dan Bagaimana Cara Mencegahnya?"