Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian, Komponen, dan Kualitas Lingkungan Hidup

Pengertian, Komponen, dan Kualitas Lingkungan Hidup


Pengertian Lingkungan Hidup


Lingkungan hidup menjadi bagian dari kehidupan manusia, artinya bahwa kehidupan manusia sangat dipengaruhi oleh kondisi atau kualitas dari lingkungan hidup. Salim mendefinisikan lingkungan hidup sebagai semua benda, kondisi, keadaan, dan pengaruh yang ada dalam ruangan yang kita tempati dan memengaruhi berbagai makhluk hidup termasuk manusia.

Sementara itu, Soedjono menjelaskan lingkungan hidup sebagai lingkungan hidup fisik atau jasmani yang ada di alam. Dengan demikian, manusia, hewan, dan tumbuhan dipandang sebagai perwujudan fisik.

Danusaputro, lingkungan hidup merupakan segala benda dan daya serta kondisi yang mencakup manusia dan tingkah lakunya yang ada dalam ruangan di mana manusia tinggal dan memengaruhi kelangsungan hidup, termasuk kesejahteraan manusia dan jasad hidup yang lainnya.

Adapun pengertian lingkungan hidup menurut Soemarwoto adalah segala benda dan kondisi yang terdapat dalam ruang yang kita huni dan memengaruhi kehidupan kita. Wirakusumah mengartikan lingkungan hidup sebagai segala aspek kondisi eksternal fisik biologis, di mana organisme hidup dan berbagai ilmu lingkungan menjadi bagian dari studi aspek lingkungan organisme tersebut.


Komponen-komponen Lingkungan Hidup


Lingkungan hidup terdiri dari dua komponen utama, yaitu:


Lingkungan Biotik


Lingkungan biotik terdiri dari komponen-komponen makhluk hidup di permukaan bumi, seperti tumbuhan, hewan, dan manusia. Berdasarkan fungsinya, komponen biotik terbagi menjadi: produsen (makhluk hidup yang memiliki keahlian dalam hal menghasilkan makanan sendiri dengan cara fotosintesis), konsumen (makhluk hidup yang tidak memiliki kemampuan mengolah makanan sendiri, tappi hanya memanfaatkan hasil dari produsen), dan pengurai (golongan organisme yang bertugas menguraikan berbagai sisa jasad mati dari organisme lainnya).


Lingkungan Abiotik


Lingkungan abiotik merupakan segala benda mati yang ada di permukaan bumi yang berguna bagi kehidupan manusia dan makhluk lainnya, seperti: air (air sangat bermanfaat bagi semua makhluk hidup, tanpa adanya air, mungkin makhluk hidup akan mati), tanah (menjadi tempat tinggal makhluk hidup dan menyediakan berbagai jenis barang tambang yang diperlukan manusia), udara (udara menyelimuti permukaan bumi, dan berguna untuk pernafasan makhluk hidup), dan sinar matahari (berguna untuk menjaga bumi agar tetap hangat, membantu proses fotosintesis tumbuhan).


Kualitas Lingkungan Hidup


Kualitas lingkungan hidup sering dikaitkan dengan pencemaran lingkungan, baik itu pencemaran tanah ataupun air. Jika tanah dan air sudah tercemar, maka kualitas lingkungan hidup sangat rendah, sedangkan jika tanah dan airnya masih bagus atau tidak tercemar, maka kualitas lingkungan hidup tinggi. Bila kualitas lingkungan hidup tinggi, maka manusia dan makhluk hidup lainnya akan betah tinggal di lingkungan tersebut.

Kualitas lingkungan hidup yang baik menawarkan berbagai manfaat bagi makhluk hidup, contohnya jika tanahnya subur, maka manusia dapat menanami beraneka macam tanaman yang dapat menghasilkan buah, yang sehingga dapat dijual dan mendapatkan pendapatan. Begitu juga dengan sungai yang tidak tercemar, akan ada banyak ikan yang dapat dijadikan sumber makanan ataupun penghasilan.

Supaya kualitas lingkungan hidup tetap baik, maka manusia harus menjaganya dengan baik, seperti tidak buang sampah sembarangan, tidak membuang limbah beracun ke dalam sungai, tidak membakar hutan, dan sebagainya. Jika kualitas lingkungan hidup terjaga, maka dapat memberikan kemudahan bagi generasi selanjutnya dalam hal pemenuhan kebutuhan hidup mereka.

Posting Komentar untuk "Pengertian, Komponen, dan Kualitas Lingkungan Hidup"