Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian, Karakteristik, Konsepsi, dan Aktor dalam Kepemerintahan

Pengertian, Karakteristik, Konsepsi, dan Aktor dalam Kepemerintahan


Berikut ini merupakan pengertian pemerintah dan pemerintahan, karakteristik pemerintahan, konsepsi kepemerintahan, dan aktor dalam kepemerintahan.


Pengertian Pemerintah dan Pemerintahan


Istilah pemerintah memiliki perbedaan dengan istilah pemerintahan, pemerintah dapat dikatakan sebagai lembaga atau orang yang bertanggung jawab untuk mengatur dan memajukan negara dengan rakyatnya. Sementara pemerintahan berkaitan dengan hasil kerja mmerintah, mengatur negara, cara yang digunakan, dan sebagainya. Pemerintah merupakan bagian dari pemerintahan yang bertugas untuk melaksanakan fungsi negara.

Pemerintah berdaulat sebagai gabungan dari semua badan atau lembaga kenegaraan yang memiliki wewenang dan memerintah di wilayah suatu negara, yang mencakup badan eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Pemerintah tentunya memerlukan dukungan dari pihak swasta dan masyarakat agar dapat secara bersama-sama untuk mewujudkan tujuan nasional.


Karakteristik Pemerintahan


Umumnya pola pemerintahan dikembangkan berdasarkan karakteristik berikut:

  • Kompleksitas, dalam menangani kondisi yang kompleks, pola penyelenggaraan pemerintahan harus ditekankan pada fungsi koordinasi dan komposisi.
  • Dinamika, dalam kasus ini, pola pemerintahan yang dapat dikembangkan berupa pengaturan atau pengendalian dan kolaborasi.
  • Keanekaragaman, kepentingan masyarakat sangatlah beragam, sehingga memerlukan pola penyelenggaraan pemerintahan yang lebih mengutamakan pengaturan dan integrasi atau keterpaduan.

Konsepsi Kepemerintahan


Kepemerintahan yaitu tindakan, fakta, dan pola kegiatan pemerintahan. Kooiman menyatakan bahwa kepemerintahan adalah sekumpulan proses interaksi sosial politik yang terjadi antara pemerintah dengan warga negara dalam berbagai bidang yang menyangkut dengan kepentingan masyarakat dan campur tangan pemerintah atas berbagai kepentingan tersebut.

Adapun Pinto menjelaskan kepemerintahan sebagai praktik penyelenggaraan kekuasaan dan kewenangan oleh pihak pemerintah dalam hal pengaturan atau pengelolaan urusan pemerintahan dan pembangunan ekonomi.

Sementara itu, menurut Mayntz kepemerintahan politik yang ada dalam masyarakat modern tidak dapat dianggap sebagai pengendalian pemerintahan terhadap masyarakat, akan tetapi timbul dari pluralitas pelaku penyelenggaraan pemerintahan.

Aktor dalam Kepemerintahan


Berikut ini merupakan aktor dalam kepemerintahan, yang mana peran dan fungsinya memiliki pengaruh yang besar dalam hal menentukan maju mundurnya pengelolaan negara:
  • Negara dan pemerintahan: segenap lembaga politik dan sektor publik. Negara memiliki peran dan tanggung jawab dalam hal pelayanan publik, bidang hukum, transparansi umum, desentralisasi, penciptaan pasar yang kompetitif, pemberdayaan masyarakat, dan menciptakan lingkungan yang kondusif demi tercapainya tujuan pembangunan.
  • Sektor swasta: perusahaan swasta yang terlibat dalam interaksi sistem pasar, meliputi perbankan, industri, perdagangan, koperasi, dan sebagainya. Sektor ini memiliki peranan antara lain menyerap tenaga kerja, pengembangan dunia usaha, meningkatkan produktivitas, mengembangkan sumber penerimaan negara, pertumbuhan ekonomi, dan investasi.
  • Masyarakat madani: kelompok masyarakat yang saling berhubungan baik secara sosial, politik, dan ekonomi. Masyarakat menjadi subjek pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik.

Posting Komentar untuk "Pengertian, Karakteristik, Konsepsi, dan Aktor dalam Kepemerintahan"