Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian, Aspek, dan Karakteristik Kepemerintahan yang Baik (Good Governance)

Pengertian, Aspek, dan Karakteristik Kepemerintahan yang Baik (Good Governance)


Berikut ini merupakan pengertian good governance, aspek-aspek good governance, dan karakteristik good governance:


Pengertian Good Governance


Good governance merupakan nilai-nilai yang menghargai atau menjunjung tinggi keinginan rakyat dan beragam nilai yang dapat meningkatkan kemampuan rakyat dalam kasus pencapaian tujuan nasional, pembangunan berkelanjutan, kemandirian, dan keadilan sosial.

Di samping itu, good governance juga dapat dikatakan sebagai aspek-aspek fungsional pemerintahan yang efektif dan efisien dalam menjalankan tugasnya demi mencapai tujuan. Good governance pada dasarnya berorientasi pada:

  • Orientasi ideal negara yang ditujukan pada pencapaian tujuan nasional (demokratisasi dengan elemen: legitimasi, accountability, otonomi dan devolusi kekuasaan kepada daerah dan adanya mekanisme pengendalian oleh warga).
  • Pemerintahan yang berfungsi secara ideal (efektif dan efisien dalam menjalankan upaya pencapaian tujuan nasional). Hal ini berkaitan dengan sejauh mana pemerintah memiliki kompetensi, mekanisme politik, struktur, dan administrasi yang efektif dan efisien.
Sementara itu, pengertian good governance menurut World Bank yaitu penyelenggaraan pengelolaan pemerintahan yang solid dan bertanggung jawab yang sesuai dengan prinsip demokrasi dan pasar yang efisien, mencegah terjadinya kesalahan dalam alokasi dana investasi, mencegah terjadinya korupsi, dan sebagainya.

Aspek-aspek Good Governance


Berikut ini beberapa aspek good governance:
  • Hukum atau kebijakan adalah aspek yang diarahkan pada perlindungan kebebasan.
  • Administrative competence and transparency adalah kemampuan menyusun perencanaan dan melaksanakan implementasi secara efisien dan bentuk administratif keterbukaan informasi.
  • Desentralisasi: desentralisasi regional dan dekonsentrasi di dalam departemen.
  • Penciptaan pasar yang kompetitif adalah perbaikan mekanisme pasar, deregulasi, peningkatan peran pengusaha kecil, dan kemampuan dalam mengendalikan makro ekonomi.

Karakteristik Good Governance menurut UNDP


Berikut beberapa karakteristik good governance menurut UNDP (1997):
  • Partisipasi, merupakan keikutsertaan warga negara dalam pembuatan keputusan, kebebasan berpendapat, dan kebebasan berpartisipasi secara konstruktif.
  • Aturan hukum, hukum harus adil atau tidak memihak sebelah, ditegakkan dan diikuti secara baik, khususnya aturan hukum yang berkaitan dengan hak asasi manusia.
  • Transparan, harus adanya kebebasan aliran informasi dalam proses kelembagaan, supaya dapat diakses dengan mudah oleh pihak yang memerlukannya.
  • Daya tanggap, setiap lembaga prosesnya perlu diarahkan pada usaha untuk melayani setiap pihak yang berkepentingan.
  • Berorientasi konsensus, berperan sebagai mediator bagi beragam kepentingan demi mencapai kesepakatan.
  • Berkeadilan, memberikan peluang yang sama bagi setiap orang untuk meningkatkan kualitas hidupnya.
  • Efektivitas dan efisiensi, setiap proses dan kelembagaan ditujukan untuk menghasilkan sesuatu yang memang dibutuhkan.
  • Akuntabilitas, adanya pertanggung jawaban kepada publik sejalan dengan bentuk keputusan baik internal maupun eksternal.
  • Bervisi strategis, memiliki perspektif yang luas dan berkelanjutan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.
  • Saling keterkaitan, saling mendukung dan terkait dan tidak dapat berdiri sendiri.

Posting Komentar untuk "Pengertian, Aspek, dan Karakteristik Kepemerintahan yang Baik (Good Governance)"