Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Manfaat Sirsasana (Headstand) dan Cara Melakukannya

Manfaat Sirsasana (Headstand) dan Cara Melakukannya

Di dunia instan saat ini, kita semua membutuhkan sesuatu yang akan membawa kedamaian dan ketenangan dalam pikiran kita. Terlebih lagi kita membutuhkan kekuatan dan kekebalan tubuh yang baik untuk mengimbanginya. Yoga adalah praktik kuno yang diadaptasi bahkan di dunia modern untuk mencapai kesehatan holistik. Ini sangat bermanfaat dalam menjaga keseimbangan fisik, mental, dan psikologis. Banyak postur yoga atau asana berdampak positif pada perilaku sehari-hari, mengurangi stres, dan meningkatkan stabilitas punggung.

Yoga telah mendapatkan popularitas lebih sejak diperkenalkan ke dalam budaya Amerika. Orang-orang di barat telah menggunakan postur yoga atau asana untuk menghilangkan stres sehari-hari mereka selama hampir satu abad. Sesuai studi 2008, ini adalah industri 6-miliar dolar dengan 15,8 juta orang Amerika melakukan asana setiap hari. Yoga dapat membantu meningkatkan kekebalan, fokus, konsentrasi, tidur, dan fleksibilitas, serta membantu proses pemulihan.

Apa itu Sirsasana?


Sirsasana juga dikenal sebagai, Pose Headstand di mana "Sirs" berarti Kepala dan "Asana" berarti "Postur" atau pose. Ini adalah asana terbalik atau anti-gravitasi. Sirsasana sering disebut sebagai "raja pose yoga".

Ini adalah bentuk yoga yang paling maju di mana kepala adalah bagian utama yang harus distabilkan. Setelah kepala distabilkan, bagian tubuh lainnya ditopang dalam posisi terbalik menggunakan lengan bawah. Seseorang harus memiliki kekuatan lengan bawah, fokus, dan presisi yang baik untuk mengatur pose handstand. Kunci yang perlu diingat saat melakukan Sirsasana atau pose headstand adalah mempertahankan lekuk alami, untuk mencegah cedera leher.

Sirsasana memungkinkan darah mengalir dari kaki ke otak, mengurangi aliran ke kaki dan meningkatkannya ke otak. Otak menjadi pengatur otomatis sirkulasi darah membatasi aliran darah berlebih ke arah dirinya sendiri dan mendistribusikannya ke tubuh bagian atas dan tengah. Postur terbalik bertujuan untuk meningkatkan konsentrasi selama meditasi dan mengaktifkan Sushumna Nadi (Jalan pusat yang mengalirkan energi) tubuh untuk membangkitkan kemampuan psikis manusia.

Bagaimana Cara Melakukannya?


Pertunjukan Sirsasana membutuhkan latihan dan karenanya perlu mempelajari pose secara bertahap dengan dukungan dinding atau bantal. Orang dapat memulai dengan pose awal seperti Sarvangasana (posisi bahu), Adhomukha Svanasana (pose anjing menghadap ke bawah), Uttanasana (pose membungkuk ke depan), dan Virasana (pose pahlawan). Ini dapat membantu menguasai Sirsasana. Selama pose ini, tubuh terbalik dengan kepala, lengan dan pergelangan tangan menyeimbangkan berat badan. Oleh karena itu, penting untuk membangun kekuatan lengan agar dapat menyeimbangkan berat badan yang terbalik. Itu harus dilakukan dengan perut kosong. Sirsasana harus dilakukan di bawah pengawasan seorang guru yoga yang berpengalaman. Ini melibatkan membalikkan tubuh dan menyeimbangkan kepala, leher, lengan, dan pergelangan tangan.
  • Untuk memulai, orang tersebut harus duduk dengan lutut ditekuk di lantai, menurunkan lengan bawah di lantai dan mengunci jari-jari Anda.
  • Tempatkan mahkota kepala Anda di lantai dengan tangan di belakang kepala Anda.
  • Seluruh tubuh kemudian dibalik perlahan, menstabilkan bagian tubuh satu sama lain dalam satu bidang. Seseorang dapat meminta bantuan dari pelatih, jika dia tidak mampu membalikkan tubuhnya.
  • Selama headstand atau sirsasana, tubuh bagian bawah yang mengontrol postur tubuh digantikan oleh bahu dan persendian.

Untuk menghindari pusing dan penglihatan kabur yang disebabkan oleh aliran darah yang tidak tepat selama headstand, sangat penting untuk menjaga postur tubuh.
  • Tingkat Masuk: Di mana kaki berada dalam posisi asimetris dengan satu kaki ditekuk ke depan ke arah dada dan yang lainnya dalam posisi vertikal dengan lutut ditekuk.
  • Tingkat Stabilitas: Dalam posisi ini kedua kaki simetris, dan ditekuk ke depan untuk menyeimbangkan berat badan di kepala dan lengan.
  • Tingkat Keluar: Kedua kaki berada di udara dalam posisi vertikal dan postur yang diperlukan tercapai. Asana ini juga dikenal sebagai kaki lurus simetris atau ganda. Orang tersebut keluar dari Sirsasana setelah posisi ini.

Hector dan Jensen, 2014, peneliti Amerika, melakukan penelitian tentang “Teknik Sirsasana (headstand) mengubah pembebanan kepala/leher: Pertimbangan untuk keselamatan”. Mereka mengungkapkan bahwa risiko yang terkait dengan postur dapat dikurangi dengan sedikit modifikasi selama level masuk dan keluar Sirsasana. Mereka menyarankan bahwa memasuki pose Sirsasana dengan kedua kaki alih-alih pendekatan asimetris atau satu kaki dapat mengurangi beban di kepala. Juga, dengan cepat keluar dari pose dengan dorongan lengan mengurangi keterlibatan tulang belakang leher. Modifikasi ini pada akhirnya dapat mengurangi beban tubuh selama headstand.

Untuk mencapai postur seimbang dalam Sirsasana, seseorang harus mengikuti tujuh posisi dasar langkah demi langkah:
  • Duduk dalam posisi thunderbolt (Satukan kaki dan duduk tegak di atas tumit).
  • Condongkan tubuh ke depan dengan siku di lantai.
  • Sentuh kepala di lantai.
  • Angkat pinggul dan luruskan kaki.
  • Dorong kaki ke atas dengan beban tubuh yang ditopang oleh kepala dan lengan.
  • Jauhkan kaki di udara.
  • Pertahankan posisi vertikal setidaknya selama lima detik.
Berlatih yoga adalah proses pembelajaran yang berkelanjutan dan hanya dengan latihan terus menerus seseorang dapat menahan postur untuk waktu yang lebih lama dan menuai manfaat maksimal. Postur tingkat lanjut seperti Sirsasana harus dilakukan di bawah pengawasan ahli dengan pendekatan yang seimbang untuk menghindari cedera. Sirsasana, postur maju, hanya dapat dilakukan secara sistemik, dengan konsistensi dan secara bertahap meningkatkan durasi untuk menghindari cedera. Dukungan dan postur yang tepat dapat membuat kepala berdiri dengan aman. Dua poin utama, kepala dan kedua lengan, dapat memberikan dukungan yang tepat untuk mencegah keseleo dari leher.

Manfaat Sirsasana


Sirsasana memiliki beberapa manfaat yang membantu dalam menyeimbangkan kesehatan fisik, mental, dan spiritual. Beberapa di antaranya dibahas di bawah ini:

1. Manfaat Sirsasana dalam melancarkan peredaran darah

Sirsasana atau headstand dapat meningkatkan sirkulasi darah di bagian tubuh bagian bawah, sehingga meremajakan tubuh. Ini juga meningkatkan sirkulasi darah ke otak dan jantung, meningkatkan fungsi kardiovaskular. Headstand dapat meningkatkan sirkulasi darah ke daerah wajah, lengan dan bahu dan juga dapat membantu meningkatkan suplai oksigen ke otak.

2. Manfaat Sirsasana dalam penguatan inti

Headstand atau Sirsasana dapat membantu dalam meningkatkan daya tahan otot sehingga memperkuat tubuh bagian atas termasuk inti dan lengan.

3. Manfaat Sirsasana dalam atribut psikologis dan neurologis

Kaviyarasang, 2019 melakukan penelitian tentang “Pengaruh Sirsasana pada Psikofisiologi dan Neuropsikologi”. Dia menilai efek sirsasana yang dipraktikkan dalam durasi yang lebih lama dan menyimpulkan bahwa hal itu dapat meningkatkan kapasitas memori, tingkat memori kerja visual. Ini juga dapat membantu dalam meningkatkan rentang perhatian, pengambilan keputusan, kemampuan perencanaan dan konsentrasi individu.

4. Manfaat Sirsasana dalam menjaga keseimbangan postur tubuh

Headstand atau Sirsasana dapat berkontribusi dalam menjaga keseimbangan dan kesehatan umum. Dengan menjaga pusat tekanan di area kecil, seseorang dapat mencapai kontrol postural. Berlatih Sirsasana secara teratur dengan guru yoga terlatih dapat membantu dalam mempelajari seni pemerataan berat badan yang juga dapat membantu dalam mencapai stabilitas postural.

5. Khasiat Sirsasana lainnya antara lain:

  • Ini dapat membantu dalam meningkatkan fleksibilitas.
  • Ini dapat meningkatkan keseimbangan tubuh.
  • Ini dapat menghilangkan stres dengan mengurangi produksi hormon stres.
  • Ini juga dapat membantu dalam retensi cairan.
  • Ini dapat membantu dalam meningkatkan proses pencernaan tubuh. Ini secara tidak langsung dapat membantu manajemen berat badan.
  • Ini dapat menghilangkan racun dari tubuh.
  • Ini dapat menghasilkan pasokan nutrisi yang tepat.
  • Ini dapat meningkatkan pertumbuhan rambut.
  • Ini dapat membantu dalam meningkatkan fokus.
  • Ini juga dapat meningkatkan aliran darah ke mata.

Risiko Latihan


Headstand atau Sirsasana harus dilakukan di bawah bimbingan pelatih yoga bersertifikat. Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat berlatih Sirsasana meliputi:
  • Anak-anak di bawah usia 7 tahun harus menghindari melakukan headstand karena mereka rentan terhadap cedera.
  • Wanita hamil dan menstruasi harus menghindari Sirsasana atau headstand.
  • Orang yang menderita tonjolan abnormal di arteri harus menghindari asana ini.
  • Postur terbalik meningkatkan tekanan di mata dan harus dihindari oleh pasien yang sudah menderita kondisi terkait mata seperti glaukoma (kerusakan saraf mata karena tekanan mata tinggi) meningkat.
  • Sirsasana harus dihindari pada penderita spondylosis (radang pada tulang belakang).
  • Pasien obesitas dan usia tua harus menghindari postur ini.
  • Pasien yang menderita tekanan darah tinggi atau penyakit jantung tidak boleh melakukan headstand.
  • Pasien dengan gangguan yang berhubungan dengan otot dan sistem kerangka seperti slip-disc, cedera tulang rawan atau sendi, dll. sebaiknya tidak mempraktikkan postur headstand.
  • Orang yang menjalani pengobatan psikoaktif harus menghindari pose yoga headstand.
  • Seseorang yang menderita vertigo, migrain dan sakit kepala harus menghindari Sirsasana.

Kesimpulan


Sirsasana adalah postur yoga tingkat lanjut yang dapat dikuasai dengan berlatih secara teratur. Pelatih yoga dapat mendorong individu untuk mendekati postur headstand dengan menerapkan teknik yang lebih terkontrol dan membuat mereka sadar akan distribusi beban selama proses tersebut. Dengan latihan yang konstan, seseorang dapat menjaga keseimbangan dan postur dalam posisi terbalik.

Pertanyaan yang Sering Diajukan


Apa nama Sansekerta dari Headstand?

Nama Sansekerta untuk headstand adalah Sirsasana di mana "Sirs" berarti Kepala dan "Asana" berarti "Postur".

Pose mana yang disebut Raja dari semua pose?

Sirsasana atau headstand digambarkan sebagai raja dari semua pose dalam literatur yoga. Ini mungkin karena itu bisa menjadi obat untuk masalah besar seperti sakit punggung, pilek, dan depresi.

Apa manfaat Sirsasana?

Sirsasana dapat membantu dalam meningkatkan konsentrasi, keseimbangan dan postur tubuh serta dapat mengurangi produksi hormon stres. Headstand juga dapat meningkatkan pencernaan, sirkulasi darah dan fleksibilitas. Ini juga dapat menghilangkan racun dari tubuh.

Siapa yang harus menghindari Headstand?

Orang yang menderita glaukoma, obesitas, peradangan pada tulang belakang, dan penyumbatan di arteri harus menghindari headstand atau sirsasana. Wanita hamil dan menstruasi serta orang tua juga harus menghindari postur ini.

Posting Komentar untuk "Manfaat Sirsasana (Headstand) dan Cara Melakukannya"