Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian, Teori, dan Pengaruh Pusat Pertumbuhan Wilayah

Pengertian, Teori, dan Pengaruh Pusat Pertumbuhan Wilayah


Pertumbuhan suatu wilayah pada dasarnya sangat dipengaruhi oleh sumber daya yang ada di wilayah tersebut, di samping itu juga didukung oleh keahlian atau kemampuan penduduknya dalam hal mengolah sumber daya yang ada. Adapun pengertian, teori, dan pengaruh pusat pertumbuhan akan dijelaskan di bawah ini:


Pengertian Pusat Pertumbuhan


Umumnya laju pertumbuhan setiap wilayah berbeda-beda, tergantung ketersediaan sumber daya alam dan sumber daya manusianya. Jika sumber daya yang ada didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas, maka dapat mempercepat pertumbuhan suatu wilayah.

Pusat pertumbuhan dapat dikatakan sebagai suatu wilayah yang pertumbuhannya itu sangat pesat, dengan demikian dijadikan sebagai pusat pembangunan, dan dapat mempengaruhi wilayah sekitarnya untuk terus berkembang. Pertumbuhan merupakan pengembangan atau pembangunan suatu wilayah baik dari segi fisik maupun sosial budaya.

Ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi pusat pertumbuhan, yaitu: sumber daya alam, sumber daya manusia, kondisi geografi/lokasi, dan fasilitas penunjang. Di samping itu, pusat pertumbuhan memiliki beberapa fungsi diantaranya: pengolah bahan mentah untuk keperluan daerah sekitarnya dan menampung sumber daya manusia.


Teori-teori Pusat Pertumbuhan


Berikut ini merupakan beberapa teori mengenai pusat pertumbuhan:

  • Teori tempat sentral oleh Walter Christaller, bila kondisi fisik, tingkat kesuburan tanah, dan kualitas hidup penduduknya seragam, maka akan terwujudnya pusat pertumbuhan yang berjarak sama. Ada dua konsep dasar dalam mengidentifikasi pertumbuhan kota: jangkauan, merupakan jarak yang dilalui orang dalam memperoleh barang yang diperlukan dan ambang, merupakan jumlah minimal penduduk yang dibutuhkan demi kelancaran suplai barang.
  • Teori kutub pertumbuhan oleh Perroux, pembangunan kota tidak terjadi secara serentak, akan tetapi timbul di beberapa tempat khusus dengan kecepatan dan intensitas yang tidak sama. Kawasan yang menjadi pusat pembangunan disebut dengan kutub pertumbuhan.
  • Teori pusat pertumbuhan oleh Boudeville, pusat pertumbuhan merupakan sekelompok fenomena geografis dari seluruh kegiatan atau aktivitas yang ada di permukaan bumi.

Pengaruh Pusat Pertumbuhan


Berikut ini merupakan pengaruh pusat pertumbuhan:
  • Pengaruh terhadap pemusatan dan persebaran sumber daya alam: pengaruh positif (kualitas dan kuantitas sumber daya menjadi merata, khususnya sumber daya manusia, ekonomi, dan kesejahteraan pendidik, di samping itu dengan adanya otonomi daerah dapat membuka penanaman modal oleh investor di daerah) dan pengaruh negatif (menumpuk di suatu wilayah dan adanya ketidaksiapan suatu suku bila melaksanakan kegiatan di luar wilayah pertumbuhan di bidang sosial dan budaya.
  • Pengaruh terhadap perkembangan ekonomi: pengaruh positif (sektor industri dapat berkembang pesat, berbagai pusat pertokoan meningkat, terbentuknya lapangan kerja baru, pendapatan masyarakat bertambah, munculnya berbagai badan usaha baik pemerintah maupun swasta, dan terwujudnya lembaga perbankan) dan pengaruh negatif (terjadinya pergeseran sosial seperti meningkatnya kecelakaan lalu lintas, kemacetan, banyaknya penipuan, dan sebagainya).
  • Pengaruh terhadap perubahan budaya masyarakat: pengaruh positif (wawasan masyarakat menjadi terbuka, terjadinya perubahan mata pencaharian, pendapatan bervariasi, adanya akumulasi dan akulturasi nilai budaya pendatang dan budaya setempat, arus informasi dan komunikasi menjadi terbuka, mendorong masyarakat untuk meningkatkan skil atau keahlian agar dapat menyesuaikan diri dengan perubahan yang ada) dan pengaruh negatif (timbulnya kelompok-kelompok tertentu dan adanya pergesekan berbagai nilai sosial karena perbedaan sudut pandang).

Posting Komentar untuk "Pengertian, Teori, dan Pengaruh Pusat Pertumbuhan Wilayah"