Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian, Proses, Bentuk, dan Faktor Pendorong Integrasi Sosial

Pengertian, Proses, Bentuk, dan Faktor Pendorong Integrasi Sosial


Integrasi sosial adalah hal yang paling diinginkan atau diharapkan terjadinya oleh masyarakat, karena dengan adanya integrasi sosial masyarakat akan menjadi lebih kuat. Integrasi sosial dapat terjadi bila masyarakat mampu menghindari konflik dan dominasi. Adapun pengertian, proses, bentuk, dan faktor pendorong integrasi sosial akan dibahas di bawah ini:


Pengertian Integrasi Sosial


Integrasi berasal dari kata integration yang bermakna pembauran hingga menjadi kesatuan utuh. Integrasi sosial dapat dikatakan sebagai upaya untuk menyelesaikan suatu konflik yang terjadi dalam masyarakat dengan cara yang dapat menguntungkan kedua belah pihak, sehingga tidak terjadi permusuhan dan dapat menimbulkan rasa kasih sayang dan persatuan.

Adapun pengertian integrasi sosial menurut Paul B. Horton yaitu suatu proses pengembangan masyarakat yang dapat membuat berbagai kelompok ras dan etnik dapat berperan secara berdampingan dalam bidang budaya dan ekonomi.

Integrasi sosial pada dasarnya dibagi menjadi:

  • Integrasi nasional adalah proses penggabungan berbagai unsur supaya dapat tercapai suatu kesatuan nasional yang tentram dalam sebuah negara.
  • Integrasi sosial adalah suatu proses penyesuaian berbagai unsur berbeda dalam kehidupan sosial yang berujung pada terbentuknya sebuah pola kehidupan yang harmonis.
  • Integrasi kebudayaan adalah suatu penyesuaian di antara berbagai unsur kebudayaan berbeda demi mencapai keserasian fungsinya.
  • Integrasi bangsa adalah wujud dari kesatuan etnis dan budaya yang memiliki persamaan dan berkaitan dengan politik, latar belakang sejarah, dan tujuan yang membuat seluruh anggota memiliki komitmen yang sama dalam mencapai tujuan.
  • Integrasi masyarakat adalah penggabungan berbagai unsur dalam masyarakat yang mencakup kedudukan sosial, peranan sosial, dan pranata.

Proses Integrasi


Meski terdiri dari berbagai suku, bahasa daerah, berbagai pulau, Indonesia dapat bersatu dengan cara menetapkan bahasa Indonesia sebagai bahasa utama. Pada dasarnya, perbedaan yang ada dalam diri bangsa Indonesia dapat dinetralisasi dengan adanya toleransi, saling menghormati atau menghargai satu sama lainnya.

Proses integrasi juga dapat berlangsung dengan adanya perkawinan campuran antarsuku bangsa. Adapun integrasi nasional dapat tercapai bila unsur-unsur berbeda yang ada dalam masyarakat secara nasional sudah menjadi pola kehidupan yang serasi akan terbentuk sebuah keteraturan dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat.

Bentuk Integrasi Sosial


Integrasi sosial pada dasarnya dapat dikelompokkan ke dalam beberapa bentuk, antara lain: integrasi masyarakat mikro (integrasi yang dibentuk dari individu-individu), integrasi masyarakat meso (integrasi yang dibentuk dari beberapa kelompok kepentingan yang mempunyai kebudayaan serupa), dan integrasi makro (integrasi yang dibentuk dari beberapa suku bangsa yang memiliki kebudayaan, kepercayaan atau agama berbeda.

Faktor Pendorong Integrasi Sosial


Berikut ini merupakan faktor pendorong integrasi sosial:
  • Faktor esensial: unsur sosiologis (terdapat sejumlah kelompok etnik yang berbeda, tapi berada di tempat yang berdekatan, sejumlah satuan sosiobudaya yang heterogen, dan terdapat kesamaan dalam heterogenitas yang disebabkan oleh faktor pengalaman historis, geografis, flora, dan fauna) unsur psikologis sosial (berkaitan dengan pembentukan berbagai kesepakatan menyangkut hak dan kewajiban di antara anggota masyarakat yang makin heterogen).
  • Faktor pendukung: pembinaan kesadaran, pelaksanaan asas keadilan sosial dan asas solidaritas secara murni, pengawasan sosial secara murni, dan tekanan dari luar.

Posting Komentar untuk "Pengertian, Proses, Bentuk, dan Faktor Pendorong Integrasi Sosial"