Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Persatuan dan Kerukunan

Pengertian Persatuan dan Kerukunan


Persatuan dan kerukunan menjadi salah satu faktor peningkat kualitas kehidupan manusia, khususnya mempererat tali persaudaraan. Dengan bersatu berarti kekuatan manusia akan menjadi bertambah dan begitu juga dengan ilmu atau keahlian yang juga ikut bertambah. Tak hanya itu, persatuan dan kerukunan merupakan kunci untuk hidup dalam keadaan damai dan bahagia.


Pengertian Persatuan


Secara bahasa persatuan bermakna ikatan atau gabungan. Sementara secara istilah merupakan kumpulan beberapa orang yang bersatu atau bersama-sama dalam hal mencapai tujuan tertentu. Dengan bersatu, maka akan lebih mudah untuk mencapai tujuan atau cita-cita tertentu.

Islam sangat menyukai istilah persatuan, karena dengan bersatulah manusia dapat saling membantu satu sama lainnya, bersama-sama dalam menghadapi berbagai masalah. Islam sangat menganjurkan umatnya untuk terus menjaga persahabatan atau persaudaraan dan melarang umatnya melakukan permusuhan dan pertengkaran.

Adapun cara untuk menjaga persatuan yaitu dengan menghargai keanekaragaman dan kebersamaan. Tanpa adanya sikap saling menghargai, maka sangat sulit untuk membentuk atau menjaga persatuan.

Dengan adanya persamaan dan persatuan tersebut, maka dapat menimbulkan berbagai dampak positif, diantaranya yaitu:

  • Dapat menimbulkan rasa peduli terhadap lingkungan dan gemar dalam membantu kaum yang lemah (baik secara finansial atau keagamaan).
  • Dapat mengurangi kesenjangan ekonomi dalam setiap lapisan masyarakat.
  • Mencari solusi secara bersama-sama dalam menghadapi berbagai macam masalah hidup.
  • Lebih mengutamakan kepentingan umum dibandingkan dengan kepentingan pribadi.
  • Tidak menghina atau meremehkan orang lain, karena jika melakukan hal tersebut sama seperti menghina atau meremehkan diri sendiri.
Rasulullah SAW sangat menyukai yang namanya persatuan dan kesatuan, sehingga beliau mencontohkan persatuan dan kesatuan tersebut sebagai sebuah bangunan yang terdiri dari berbagai komponen yang saling menguatkan atau mengokohkan. Bila setiap komponen berdiri secara terpisah, maka sebuah bangunan tidak akan kuat atau bahkan tidak bisa dibuat.

Ukhuwah Islamiah menjadi modal dasar dalam hal membentuk kekuatan umat Islam. Dengan terciptanya ukhuwah yang kuat, maka dapat mewujudkan kehidupan yang dinamis dan harmonis. Ukhuwah Islamiah menimbulkan berbagai macam manfaat penting, antara lain yaitu:
  • Meningkatkan daya saing dan kekuatan umat.
  • Menjauhkan diri dari rasa saling curiga dan buruk sangka kepada sesama umat manusia.
  • Terbentuknya kehidupan yang harmonis dan dipenuhi dengan kebahagiaan.
  • Terbentuknya sikap saling kerja sama dan saling bantu-membantu dalam menghadapi berbagai masalah.
Terdapat beberapa perilaku yang dapat mencerminkan persatuan dalam kehidupan bermasyarakat, antara lain:
  • Saling tolong-menolong dalam melakukan perbuatan yang baik dan tidak tolong-menolong dalam melakukan kemaksiatan dan permusuhan.
  • Mengajak masyarakat untuk terus memelihara persatuan dan perdamaian, dan menjauhkan dari kekacauan.
  • Saling menghargai pendapat ataupun keyakinan masing-masing umat yang beragama.

Pengertian Kerukunan


Rukun dalam arti kata sifat yaitu damai, baik, bersatu hati atau sepakat. Adapun kerukunan hidup umat beragama adalah hidup dalam suasana yang damai, tidak melakukan permusuhan dan perkelahian, meskipun berbeda agama. Umat Islam tentu saja harus selalu memastikan bahwa adanya kerukunan antara sesama umat Islam, pemerintah, dan dengan umat yang beragama lainnya.

Ada beberapa contoh perilaku yang dapat menggambarkan kerukunan dalam kehidupan, antara lain:
  • Kerukunan di lingkungan keluarga: mempererat hubungan antaranggota keluarga, selalu bertutur kata yang sopan, mengingatkan di jalan kebaikan dan ibadah.
  • Kerukunan di lingkungan sekolah: tidak membuka aib teman dan berusaha untuk mendamaikan perkelahian, menolong dengan hati yang ikhlas, tidak memandang status sosial dalam berteman, membiasakan sopan santun dan sikap saling menghargai antara sesama siswa.
  • Kerukunan antarumat beragama: tidak mengejek atau mengolok keyakinan orang lain, menjauhkan diri dari hasutan dan usaha untuk mengadu domba dan permusuhan, tidak mengganggu pemeluk agama lain, dan saling membantu dalam hal-hal yang diperbolehkan.

Faisal
Faisal Sira tajak tapileh situek, sira taduek tacop keu tima.

Post a Comment for "Pengertian Persatuan dan Kerukunan"