Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian, Pencemaran, dan Upaya Pelestarian Lingkungan

Pengertian, Pencemaran, dan Upaya Pelestarian Lingkungan


Lingkungan adalah hal yang sangat penting bagi kehidupan kita, sehingga jika lingkungan kita sudah tercemar, maka secara otomatis dapat menimbulkan dampak buruk bagi kehidupan kita, lalu apa yang harus kita lakukan? Sudah tentu kita harus melestarikan lingkungan dengan cara merawat dan menjaganya agar lingkungan di sekitar kita dapat memberikan atau menawarkan beragam manfaat. Adapun pengertian, pencemaran, dan upaya pelestarian lingkungan akan dijelaskan di bawah ini:


Pengertian Lingkungan


Pada dasarnya manusia hidup secara berdampingan dengan makhluk lain baik itu tumbuhan, hewan, ataupun jasad renik. Manusia seringkali memanfaatkan makhluk lain untuk bertahan hidup di dunia, jika makhluk lain mengalami kepunahan, maka manusia akan merasa kekurangan sumber daya yang dapat mendukung hidupnya. Sementara itu, komponen-komponen yang ada dalam ruang kehidupan meliputi:

  • Lingkungan fisik (anorganik/abiotik), gaya kosmik, dan fisiogeografis meliputi tanah, air, udara, radiasi, ombak, gaya tarik, dan lainnya.
  • Lingkungan biologi (organic/biotik) merupakan unsur yang ada dalam lingkungan hidup, seperti halnya manusia, hewan, tumbuhan, dan jasad renik. Unsur biotik menjadi hal yang utama dalam kehidupan, karena unsur biotik dapat mendukung kita dalam berkembang biak secara sempurna.
  • Lingkungan sosial, meliputi: fisiososial (kebudayaan materiel), biososial (manusia dan hubungan sesamanya, hewan beserta tumbuhan domestik, dan bahan dari sumber organik), dan psikososial (hal-hal yang menyangkut dengan tabiat batin manusia: sikap, pandangan, keyakinan, dan keinginan atau harapan).
  • Lingkungan komposit adalah lingkungan yang diatur secara institusional, seperti lembaga-lembaga masyarakat.
Dalam menjalani kehidupannya, manusia sudah tentu harus beradaptasi dengan lingkungannya, adapun bentuk-bentuk adaptasinya seperti:
  • Adaptasi genetik (penyesuaian struktur tubuh yang sifatnya berkelanjutan).
  • Adaptasi somatis (penyesuaian secara struktural atau fungsional yang bersifat sementara).

Pencemaran Lingkungan


Pencemaran lingkungan merupakan masuknya limbah akibat ulah manusia dalam lingkungan tertentu yang dapat merusak kualitas lingkungan tersebut, sehingga fungsi lingkungan yang sebelumnya mendukung kehidupan manusia menjadi ancaman atau pengganggu bagi keberlangsungan hidup manusia.

Eitzen menyatakan beberapa perilaku manusia yang mendorong terjadinya pencemaran lingkungan,  antara lain:
  • Tingginya jumlah penduduk, sehingga kebutuhan terhadap berbagai jenis barang sangat tinggi, dan untuk memenuhinya biasanya dengan mengambil berbagai sumber daya yang ada di suatu lingkungan yang pada akhirnya dapat membuat lingkungan tersebut menjadi tidak seimbang dan tercemar.
  • Konsentrasi penduduk di daerah perkotaan yang dapat menghasilkan berbagai jenis limbah perusak ekosistem.
  • Kegiatan pembangunan dan modernisasi dengan menggunakan berbagai teknologi yang tidak ramah lingkungan.
  • Aktivitas dan mekanisme pasar, termasuk pengambilan sumber daya alam dengan tidak memperhatikan kelestariannya demi memenuhi permintaan pasar.

Upaya Pelestarian Lingkungan


Terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan dalam hal pelestarian lingkungan, antara lain:
  • Menetapkan sanksi yang tegas bagi setiap pelaku pencemaran lingkungan.
  • Meningkatkan kerja sama masyarakat dalam hal menjaga kelestarian lingkungan secara berkesinambungan.
  • Melakukan reboisasi, menjalankan konservasi, dan melakukan daur ulang.
  • Mengendalikan pertumbuhan penduduk.
  • Menciptakan teknologi yang ramah lingkungan.
  • Membuat teknologi yang dapat digunakan untuk mengolah sampah.
  • Berorientasi pada keberlangsungan hidup generasi selanjutnya.
  • Menjaga dan mengelola hutan dengan baik.
  • Mengajarkan ilmu yang menyangkut pelestarian lingkungan kepada masyarakat.
  • Pelestarian tanah (tanah datar, tanah miring/perbukitan).
  • Pelestarian udara: menggalakkan penanaman pohon ataupun tanaman hias di sekitar kita, mengupayakan pengurangan emisi atau pembuangan gas sisa pembakaran, dan mengurangi atau bahkan menghindari pemakaian gas kimia yang dapat merusak lapisan ozon di atmosfer.
  • Pelestarian hutan: reboisasi atau penanaman kembali hutan yang gundul, melarang pembabatan hutan secara sewenang-wenang, menerapkan sistem tebang pilih dalam menebang pohon, menerapkan sistem tebang-tanam dalam kegiatan penebangan hutan, dan menerapkan sanksi yang berat bagi mereka yang melanggar ketentuan terkait pengelolaan hutan.
  • Pelestarian laut dan pantai: melakukan reklamasi pantai dengan cara menanam kembali tanaman bakau di areal sekitar pantai, melarang pengambilan batu karang yang ada di sekitar pantai maupun di bawah laut, melarang penggunaan bahan peledak dan berbagai bahan kimia lainnya dalam menangkap ikan, dan melarang pemakaian pukat harimau untuk mencari ikan.
  • Pelestarian flora dan fauna: mendirikan cagar alam dan suaka margasatwa, melarang kegiatan perburuan liar, dan menggalakkan kegiatan penghijauan.

Faisal
Faisal Sira tajak tapileh situek, sira taduek tacop keu tima.

Post a Comment for "Pengertian, Pencemaran, dan Upaya Pelestarian Lingkungan"