Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian, Jenis, Proses, Faktor Pendorong, dan Dampak Mobilitas Sosial

Pengertian, Jenis, Proses, Faktor Pendorong, dan Dampak Mobilitas Sosial


Dengan terjadinya mobilitas, maka dapat menimbulkan berbagai dampak, baik itu positif maupun negatif, tergantung kemampuan individu atau kelompok dalam menyesuaikan dirinya dengan keadaan baru, kelompok baru, lingkungan baru, dan cara hidup yang baru pula. Adapun pengertian, jenis, proses, faktor pendorong, dan dampak mobilitas sosial akan dibahas di bawah ini:


Pengertian Mobilitas Sosial


Mobilitas sosial dapat diartikan sebagai perpindahan dari suatu status sosial ke status sosial lainnya atau dapat juga diartikan sebagai suatu gerak dalam struktur sosial (perpindahan sosial atau gerak sosial). Adapun pengertian mobilitas sosial menurut para ahli antara lain:

  • Paul B. Horton, mobilitas sosial adalah gerak perpindahan dari satu kelas sosial ke kelas sosial lainnya, perpindahan dapat berbentuk gerak ke atas ataupun gerak ke bawah.
  • Soerjono Soekanto, mobilitas sosial adalah suatu gerak yang terjadi dalam struktur sosial (pola-pola tertentu yang mengatur organisasi suatu kelompok sosial).

Jenis-jenis Mobilitas Sosial


Berikut ini merupakan jenis-jenis mobilitas sosial:
  • Mobilitas horizontal (perpindahan individu dari satu kelompok ke kelompok lainnya yang sederajat): mobilitas sosial horizontal intragenerasi adalah bentuk mobilitas yang terjadi dalam diri seseorang dan mobilitas sosial horizontal antargenerasi adalah mobilitas horizontal yang terjadi dalam dua generasi ataupun lebih).
  • Mobilitas vertikal (perpindahan individu dari satu kedudukan ke kedudukan lainnya yang tidak sederajat): social climbing atau mobilitas vertikal naik dan social sinking atau mobilitas sosial vertikal menurun.

Proses Mobilitas Sosial


Proses mobilitas sosial dapat dilakukan melalui beberapa cara berikut:
  • Perubahan kualitas hidup, kualitas hidup dapat berubah dengan adanya kenaikan penghasilan. Perubahan kualitas hidup dapat mencerminkan suatu standar hidup lebih tinggi yang nantinya akan mempengaruhi peningkatan status sosial seseorang.
  • Perkawinan, sebagai contoh seorang wanita miskin yang menikah dengan pria kaya raya dan terpandang dapat meningkat status sosialnya.
  • Perubahan tempat tinggal, seseorang dapat membuat rumah di lokasi baru dengan ukuran yang lebih besar, sehingga akan dipandang sebagai orang kaya oleh orang lain.
  • Perubahan perilaku, seseorang tentu saja melakukan mobilitas sosial dengan cara menerapkan gaya hidup lingkungan kelas atas.
  • Perubahan nama, terkadang nama seseorang menunjukkan status sosial rendah, dengan mengubahnya mungkin dapat terkesan sebagai seseorang dari kalangan atas.
  • Perubahan teknologi, dengan adanya teknologi tertentu dapat menampung tenaga kerja, sehingga masyarakat yang dulunya pengangguran berubah menjadi pekerja yang berpenghasilan.
  • Perubahan kemampuan, pembeli bakso dapat menjadi tukang bakso jika ia mempelajari bagaimana cara membuat bakso yang enak dan lezat.
  • Perubahan sikap, keinginan seseorang untuk maju dapat memberinya peluang untuk lebih sukses.

Faktor Pendorong Mobilitas Sosial


Menurut Horton, ada dua faktor penting yang dapat mendorong terjadinya mobilitas sosial, yaitu:
  • Struktur sosial, struktur sosial yang ada dapat mendorong atau menggerakkan seseorang untuk melakukan mobilitas sosial. Atau dalam kata lain, jika seseorang merasa bahwa dirinya bisa menduduki status sosial yang lebih tinggi, maka dia akan berusaha untuk mendapatkannya.
  • Individu, faktor ini sangat berkaitan dengan kualitas atau keterampilan yang dimiliki oleh seseorang, menyangkut dengan tingkat pendidikan, penampilan, dan berbagai skil yang dapat meningkatkan derajat atau status sosial.

Dampak Mobilitas Sosial


Mobilitas sosial dapat menawarkan berbagai dampak, baik itu positif maupun negatif:
  • Dampak negatif mobilitas sosial: berkurangnya solidaritas kelompok, timbulnya konflik (konflik antarkelas sosial, konflik antarkelompok sosial, konflik antargenerasi, dan penyesuaian kembali).
  • Dampak positif mobilitas sosial: memungkinkan seseorang untuk menaikkan jabatannya atau pun menempatkan seseorang di bidang tertentu dengan keahlian tertentu pula, memberikan peluang bagi seseorang untuk mencapai atau meraih tujuan hidupnya, dan memungkinkan terjadinya kegiatan pengembangan diri dan keahlian yang lebih maksimal.

Posting Komentar untuk "Pengertian, Jenis, Proses, Faktor Pendorong, dan Dampak Mobilitas Sosial"