Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian dan Jenis-jenis Reksa Dana

Pengertian dan Jenis-jenis Reksa Dana


Dengan adanya reksa dana tentu saja dapat memberikan berbagai kemudahan, diantaranya kemudahan dalam hal penghimpunan dana dan juga kemudahan dalam melakukan investasi. Adapun pengertian dan jenis reksa dana itu sendiri akan dibahas di bawah ini:


Pengertian Reksa Dana


Menurut Undang-undang Pasar Modal No. 8 Tahun 1995 Pasal 1 Ayat 27 adalah sebuah wadah yang dimanfaatkan untuk menghimpun dana dari pihak masyarakat pemodal yang kemudian akan diinvestasikan dalam portofolio Efek oleh Manajer Investasi. Adapun pengertian reksa dana menurut Manurung adalah kumpulan dana dari masyarakat yang akan diinvestasikan pada saham, obligasi, pasar uang, deposito berjangka, dan lain-lain.

Reksa dana sudah dikenal sejak 1920-an, akan tetapi popularitasnya baru meningkat sekitar 25 tahun belakangan ini. Di Amerika, reksa dana diberi nama mutual fund, Inggris menyebutnya unit trust, dan di Jepang dikenal dengan investment trust. Adapun di Indonesia, reksa dana baru diperkenalkan pada 1995, dengan lahirnya reksa dana perseroan oleh PT BDNI Reksa Dana.


Jenis Reksa Dana


Reksa dana dapat diklasifikasikan berdasarkan bentuk hukum, sifat operasional, dan jenis penempatan investasinya, berikut penjelasannya:


Pembagian Reksa Dana Berdasarkan Bentuk Hukum


Ada dua bentuk hukum reksa dana, pertama berbentuk Perseroan Terbatas (PT Reksa Dana) dan kedua berbentuk Kontrak Investasi Kolektif (Reksa Dana KIK). PT Reksa Dana umumnya menerbitkan saham yang dapat dibeli oleh para investor, sedangkan Reksa Dana KIK menerbitkan unit penyertaan, yang memberikan kesempatan kepada investor untuk mendapatkan hak kepemilikan atas kekayaan aktiva bersih.


Pembagian Reksa Dana Berdasarkan Sifat Operasional


Menurut sifat operasional, reksa dana terbagi kepada dua jenis yaitu Reksa Dana terbuka (open-end) dan Reksa Dana tertutup (closed-end). Reksa Dana terbuka (open-end) adalah reksa dana yang menjual sahamnya melalui penawaran umum yang kemudian dicatatkan pada bursa Efek. Sedangkan Reksa Dana tertutup (closed-end) adalah reksa dana yang menjual saham atau unit penyertaannya secara terus-menerus selama masih ada investor yang membeli.


Pembagian Reksa Dana Berdasarkan Jenis Investasi


Berdasarkan jenis investasi, reksa dana dibagi menjadi empat, yaitu:

  1. Reksa dana pasar uang adalah reksa dana yang kegiatan investasinya 100% pada Efek pasar uang (efek utang jangka pendek: deposito, SBI, obligasi, dll). Reksa dana jenis ini memiliki risiko yang relatif rendah, hal ini dikarenakan jangka waktunya yang tidak terlalu lama.
  2. Reksa dana pendapatan tetap adalah reksa dana yang kegiatan investasinya 80% dalam efek bersifat utang dan 20% untuk instrumen lain.
  3. Reksa dana saham adalah reksa dana yang menginvestasikan 80% dalam Efek berbasis ekuitas (saham) dan 20% untuk instrumen lainnya.
  4. Reksa dana campuran adalah reksa dana yang dapat menginvestasikan dana baik di efek berbasis utang ataupun ekuitas (saham), dan juga memiliki fleksibilitas dalam hal porsi alokasi.

Faisal
Faisal Sira tajak tapileh situek, sira taduek tacop keu tima.

Post a Comment for "Pengertian dan Jenis-jenis Reksa Dana"