Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian dan Jenis-jenis Masyarakat

Pengertian dan Jenis-jenis Masyarakat

Mempelajari ilmu yang berkaitan dengan masyarakat sangatlah penting, karena dengan kita mempelajarinya kita dapat memahami bagaimana interaksi yang terjadi dalam masyarakat, norma-norma, adat istiadat, dan berbagai hal menarik lainnya yang ada dalam masyarakat. Adapun pengertian dan jenis-jenis masyarakat akan dijelaskan di bawah ini:

Pengertian Masyarakat


Masyarakat adalah sekelompok manusia yang sudah memiliki tatanan kehidupan, adat-istiadat, norma-norma yang sama-sama dipatuhi dalam lingkungannya. Dalam setiap masyarakat, jumlah kelompok yang ada bukan hanya satu, hal ini dikarenakan individu selaku warga masyarakat dapat menjadi bagian dari beragam kelompok sosial yang ada dalam masyarakat tersebut.

Masyarakat berasal dari kata "syakara" yang bermakna ikut serta atau partisipasi. Masyarakat terdiri dari beberapa unsur diantaranya:
  • Terdapat sejumlah orang yang menetap di suatu tempat tertentu.
  • Saling berinteraksi dan berhubungan antara satu dengan yang lainnya dalam jangka waktu yang lama.
  • Adapun pola interaksinya berdasarkan sistem dan adat tertentu.
Sementara itu, pengertian masyarakat menurut para ahli antara lain:
  • Horton dan Hunt, masyarakat adalah sekelompok manusia yang mandiri, bersama-sama dalam waktu yang lama, menetap di suatu tempat tertentu, memiliki kebudayaan yang sama, dan melaksanakan berbagai kegiatan tertentu.
  • Koentjaraningrat, masyarakat adalah kesatuan hidup manusia yang berhubungan sesuai dengan sistem adat istiadat yang berkelanjutan dan terikat oleh rasa identitas.
  • Mac Iver dan Page, masyarakat adalah sebuah sistem kebiasaan dan tata cara, dari hak dan kerjasama antara berbagai kelompok, dan pengawasan terhadap tingkah laku dan kebiasaan manusia.
  • Ralph Linton, masyarakat adalah kumpulan manusia yang telah hidup dan melakukan kegiatan bersama dalam waktu yang panjang, sehingga dapat mengelola diri mereka sendiri dan menganggap diri mereka sebagai sebuah kekuatan sosial yang memiliki batasan yang jelas.
  • Selo Soemardjan, masyarakat adalah kumpulan orang yang hidup bersama dan menciptakan suatu kebudayaan.

Jenis-jenis Masyarakat


Bila ditinjau berdasarkan cara terbentuknya, masyarakat terdiri dari dua jenis, yaitu:
  1. Masyarakat paksaan adalah masyarakat yang dibentuk atas dasar paksaan, seperti masyarakat tawanan.
  2. Masyarakat merdeka adalah masyarakat yang terjadi dengan cara yang alami, seperti halnya kelompok, suku, yang saling berhubungan, baik karena keturunan, tujuan hidup, ataupun kepercayaan.
Sementara itu, bila dilihat dari sudut antropologi, maka terdapat dua jenis masyarakat yaitu:
  1. Masyarakat kecil yang tidak terlalu kompleks (masyarakat yang belum memahami pembagian kerja, tidak mengenal tulisan, dan teknologi yang sangat sederhana).
  2. Masyarakat yang sudah kompleks (masyarakat yang telah menjalankan spesialisasi dalam segala bidang dan memiliki teknologi yang canggih).
Ada beberapa faktor penting yang membuat manusia hidup bermasyarakat, yaitu:
  • Hasrat sosial adalah hasrat yang ada dalam diri seseorang untuk berhubungan atau bekerjasama dengan orang lain.
  • Hasrat untuk mempertahankan diri adalah hasrat untuk menjaga diri agar tidak dipengaruhi oleh dunia luar, sehingga terdorong untuk hidup bermasyarakat agar dirinya merasa lebih aman.
  • Hasrat berjuang adalah berupaya dan berusaha untuk mencapai tujuan bersama.
  • Hasrat harga diri adalah hasrat untuk bertindak atas dirinya lebih tinggi daripada orang lain dengan tujuan untuk mendapatkan penghargaan yang sewajarnya.
  • Hasrat meniru adalah hasrat untuk menyatakan suatu gejala, baik secara diam-diam atau terang-terangan.
  • Hasrat bergaul adalah keinginan untuk berhubungan dengan kelompok atau masyarakat tertentu.
Faisal
Faisal Sira tajak tapileh situek, sira taduek tacop keu tima.

Post a Comment for "Pengertian dan Jenis-jenis Masyarakat"