Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Rida dan Amal Saleh

Pengertian Rida dan Amal Saleh


Rida dan amal saleh merupakan hal yang paling penting untuk dimiliki oleh setiap manusia, karena hal inilah yang pada dasarnya dapat meningkatkan derajat seorang manusia.


Pengertian Rida


Rida pada dasarnya merupakan kata yang berasal dari bahasa Arab, yang mengandung makna rela dan menerima dengan lapang dada atau sepenuh hati. Sementara secara istilah, rida adalah sikap menerima dengan sepenuh hati terhadap apa yang diberikan oleh Allah SWT., baik itu berupa hukum, peraturan, dan qada atau ketentuan Allah.


Macam-macam Rida


Secara umum, rida dapat dibagi menjadi dua macam yaitu:

  1. Rida terhadap hukum atau peraturan Allah SWT. Orang yang rida terhadap hukum Allah SWT akan senantiasa melakukan segala yang diperintahkan oleh Allah dan juga menjauhi segala larangan-Nya, dan terakhir segala apa yang dilakukan tersebut murni dan tulus karena Allah SWT bukan karena adanya paksaan atau dorongan dari hal-hal lain.
  2. Rida terhadap qada dan qadar Allah SWT yang berhubungan dengan nasib. Orang yang bertakwa kepada Allah tentunya akan menerima dengan sepenuh hati qada dan qadar Allah SWT. Hal ini dapat tercermin dari rasa syukur jika diberikan kemudahan dan kelimpahan harta dan rasa sabar dan tawakal jika berada dalam keadaan yang sulit.

Contoh Penerapan Sikap Rida


Adapun contoh penerapan sikap rida dalam kehidupan sehari-hari antara lain sebagai berikut:
  • Selalu sabar dalam menjalankan tugas dan kewajiban dan tidak menghindar dari tanggung jawab.
  • Setelah mengerjakan sesuatu dengan baik dan benar, maka harus memperbanyak tawakal kepada Allah, dan menerima dengan senang hati apa pun hasil yang diberikan oleh Allah.
  • Berterima kasih kepada Allah atas segala rezeki dan nikmat yang diberikan kepada kita, dan menggunakan rezeki dan nikmat tersebut dalam hal beribadah kepada Allah.
  • Tidak terlalu bersedih dalam menghadapi musibah dan tidak terlalu bersenang-senang ketika mendapatkan kenikmatan, karena kedua hal tersebut merupakan ujian dari Allah.
  • Tidak iri melihat orang lain yang memiliki kelebihan baik dari segi harta atau hal lainnya.
  • Tetap menjaga diri untuk terus berbuat baik dan beramal saleh, serta membantu orang lain sesuai dengan keahlian dan kemampuan kita.

Pengertian Amal Saleh


Secara bahasa, amal saleh merupakan gabungan dari kata amal dan saleh. Amal mengandung arti perbuatan sementara saleh berarti baik. Sehingga dapat dikatakan amal saleh merupakan perbuatan atau kegiatan yang baik. Sementara menurut istilah, amal saleh adalah segala jenis perbuatan, baik itu lahir ataupun batin, yang mengarah pada kebaikan atau hasil yang bermanfaat baik bagi diri sendiri atau orang lain.

Dalam Al-Qur'an amal saleh sering disandingkan dengan kata iman, artinya bahwa setiap orang yang beriman harus berusaha untuk terus mengerjakan hal-hal yang baik. Dan begitu juga dengan perbuatan yang baik atau amal saleh, harus dilandasi oleh iman kepada Allah SWT.

Macam-macam Amal Saleh


Jika dilihat berdasarkan bentuknya, maka amal saleh terbagi kepada dua macam yaitu amal batiniah dan lahiriah.

Amal Batiniah


Amal batiniah adalah bentuk amal yang berasal atau yang dilakukan oleh hati dan tidak dapat diketahui oleh orang lain melalui panca indra. Ada beberapa contoh amal batiniah, diantaranya:
  • Bersabar, artinya kuat dan tenang hati dalam menghadapi berbagai macam cobaan, bersabar merupakan salah satu hal yang disukai oleh Allah SWT.
  • Berniat, artinya menentukan maksud dan tujuan dari suatu tindakan atau perbuatan. Niat yang baik sering kali bernilai ibadah, sementara niat yang buruk bukanlah sesuatu yang mulia.
  • Bertawakal, artinya tidak melawan kehendak Allah dan berusaha dengan senang hati untuk menerima segala ketentuan-Nya.

Amal Lahiriah


Amal lahiriah adalah segala jenis amal atau perbuatan yang dilakukan oleh anggota badan, dan juga dapat diketahui oleh penglihatan dan pendengaran. Amal lahiriah secara garis besar dibagi kepada dua bagian, yaitu:
  1. Amal lahiriah yang berbentuk ucapan, misalnya: nasihat yang baik, bersalawat, membaca Al-Qur'an, dan lain sebagainya.
  2. Amal lahiriah yang berbentuk perbuatan, misalnya: mengerjakan salat, menunaikan zakat, berhaji, menolong dalam kebaikan, dan lain-lain.
Faisal
Faisal Sira tajak tapileh situek, sira taduek tacop keu tima.

Post a Comment for "Pengertian Rida dan Amal Saleh"